MAMUJU — Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyampaikan target politik besar yang harus dicapai kader Demokrat Mamuju pada Pemilu mendatang. Hal itu disampaikan SDK di hadapan kader partai saat memberikan arahan terkait strategi pemenangan Demokrat di Sulawesi Barat.
Dalam pidatonya, SDK menegaskan bahwa berdasarkan komitmen yang telah dibahas bersama Sekretaris Jenderal dan pengurus DPP Partai Demokrat di Jakarta, Demokrat Mamuju ditargetkan menambah kursi baik di DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten Mamuju.
“Mamuju itu harus bertambah satu kursi di provinsi. Jadi yang sekarang ini 3 kursi dari 9 kursi di Dapil Kabupaten Mamuju, naik menjadi 4 kursi,” ujar SDK.
Tak hanya itu, SDK juga menargetkan peningkatan signifikan kursi Demokrat di DPRD Kabupaten Mamuju. Dari total 9 kursi yang dimiliki saat ini, Demokrat ditargetkan mampu meraih 12 kursi pada Pemilu mendatang.
“Komitmen saya juga di Jakarta, untuk DPRD Mamuju harus bertambah 3 kursi di kabupaten. Yang saat ini 9 kursi, harus naik menjadi 12 kursi,” tegasnya.
Menurut SDK, target tersebut bukan sekadar ambisi politik, tetapi menjadi ukuran soliditas dan kerja nyata seluruh kader Demokrat hingga tingkat akar rumput.
Selain fokus pada penguatan kursi legislatif daerah, SDK juga mengungkap target besar Partai Demokrat Sulbar pada Pemilu DPR RI 2029. Ia menegaskan bahwa Demokrat Sulbar harus mampu meningkatkan perolehan suara dari sekitar 104 ribu suara menjadi 200 ribu suara.
“Itu harga mati, tidak boleh kurang,” kata SDK disambut semangat kader.
Bahkan, lanjutnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memberikan target lebih besar agar Demokrat Sulbar mampu meraih dua kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Barat. Namun, untuk mewujudkan target tersebut, Demokrat diperkirakan harus mengumpulkan sekitar 330 ribu suara.
“Apakah mampu kita capai 2 kursi? Saya kira kita berniat yang baik, semoga kita capai,” ungkapnya.
Pernyataan SDK tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Partai Demokrat mulai memanaskan mesin politik lebih awal untuk menghadapi kontestasi Pemilu 2029, khususnya di Kabupaten Mamuju dan Sulawesi Barat secara umum.










