POLMAN – Musibah kebakaran tragis terjadi di Dusun III Taheo, Desa Tapango Barat, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (2/6/2026) siang. Satu unit rumah semi permanen ludes dilalap si jago merah dan menyebabkan seorang lansia meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Rakimang (90), yang tidak sempat menyelamatkan diri saat kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah yang ditempatinya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, saat peristiwa berlangsung terdapat tiga orang penghuni berada di dalam rumah, termasuk korban yang sedang dalam kondisi sakit. Kebakaran diduga bermula sekitar pukul 11.50 WITA ketika salah seorang penghuni berinisial S (39), yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan, membakar bagian dinding rumah yang terbuat dari triplek.
Api yang awalnya kecil kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan tanpa disadari penghuni lainnya. Istri korban, Nadiah (70), sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Namun, kobaran api yang terus membesar membuat rumah beserta sebagian besar isinya tidak dapat diselamatkan.
Menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Tapango segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu penanganan awal. Tak lama kemudian, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Polewali Mandar bersama satu unit mobil pemadam dari TNI AD tiba di lokasi sekitar pukul 12.10 WITA dan langsung melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Selain mengamankan lokasi, petugas kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Kapolsek Tapango, IPTU Muhammad Ishak, S.H., menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah penanganan sesuai prosedur.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban dalam peristiwa kebakaran ini. Kepolisian telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan rangkaian kejadian. Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan lebih memperhatikan anggota keluarga yang membutuhkan pengawasan maupun penanganan khusus,” ujar Kapolsek.
Akibat kejadian tersebut, selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Polsek Tapango turut mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan maupun instansi terkait apabila terdapat warga yang mengalami gangguan kejiwaan atau membutuhkan penanganan medis khusus. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan adanya pendampingan yang tepat serta mencegah terulangnya peristiwa serupa.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara lengkap rangkaian peristiwa kebakaran yang merenggut nyawa seorang lansia tersebut.










