Aksi Aliansi Mahasiswa di Mamuju Berujung Lempar Batu, Aparat Luka

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi di depan Markas Polresta Mamuju, Senin (12 Januari 2026 berakhir ricuh. Beberapa aparat kepolisian dilaporkan mengalami luka akibat lemparan batu yang diduga dilakukan oleh oknum massa aksi.

Awalnya, demonstrasi yang diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Barat tersebut berlangsung tertib. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait isu demokrasi, penegakan hukum, dan transparansi kebijakan pemerintah dengan melakukan orasi secara bergantian di depan gerbang Polresta Mamuju.

Namun, situasi mulai memanas ketika massa aksi melakukan pembakaran ban di badan jalan tepat di depan kantor kepolisian. Asap hitam tebal mengepul dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi lumpuh sementara.

Tak lama berselang, ketegangan meningkat. Sejumlah peserta aksi diduga melemparkan batu ke arah barisan aparat yang tengah melakukan pengamanan. Lemparan tersebut mengakibatkan puluhan personel Polresta Mamuju mengalami luka, baik di bagian kepala, tangan, maupun kaki. Beberapa aparat bahkan harus mendapatkan perawatan medis akibat terkena serpihan batu.

Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman mengatakan, Pihak kepolisian yang semula bersikap persuasif berupaya menenangkan massa dan meminta aksi tetap berjalan damai. Aparat juga mengimbau agar peserta demonstrasi tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat membahayakan keselamatan bersama.

“Kami sudah berupaya maksimal melakukan pengamanan secara humanis. Namun aksi pelemparan batu jelas membahayakan dan melanggar hukum,” ujarnya.

Hingga aksi berakhir, situasi di sekitar Polresta Mamuju kembali kondusif. Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan pendalaman terkait pelaku pelemparan batu serta mengevaluasi jalannya pengamanan aksi unjuk rasa tersebut.

Polresta Mamuju juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum, namun mengingatkan bahwa setiap aksi harus dilaksanakan secara damai, tertib, dan tidak melanggar hukum maupun membahayakan keselamatan orang lain

Berita Terkait

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang
Keributan di Festival UMKM Berhasil Diredam, Polresta Mamuju Amankan Dua Terduga Pelaku
Polresta Mamuju Bongkar Dua Kasus Narkoba, Pasangan Calon Pengantin Pesta Sabu dan Pengedar Obat Berbahaya Ditangkap
Solid Tak Hanya di Lapangan, TNI-Polri dan Kejaksaan Perkuat Kebersamaan di Mapolresta Mamuju
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Senin, 20 Juli 2026 - 05:59 WIB

Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:07 WIB

Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:17 WIB

Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang

Berita Terbaru