Iklan Google AdSense

Anggaran Pengawasan Pilkada Mamuju disepakati 8 M

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2019 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA — Anggaran pengawasan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 kabupaten Mamuju telah disepakati bersama antara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mamuju dengan Pemkab Mamuju sebesar Rp 8 Miliar.

Iklan Bersponsor Google

Hal tersebut diungkapkan Ketua Bawaslu Mamuju melalui WhatsApp, Jumat (4/10/2019). Tarik ulur besaran anggaran pengawasan pemilu sempat berlangsung alot sebab ketersediaan anggaran Pemkab Mamuju yang terbatas

“Kami sudah sepakat dengan Pemkab Mamuju diangka 8 M, proses penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD, red) akan segera kami laksanakan,” ungkap Rusdin

Tawar menawar Anggaran pengawasan pilkada Mamuju 2020 pun sempat berlangsung lama, sebelumnya Pemkab Mamuju menawarkan angka Rp 7,5 M untuk Bawaslu Sulbar namun hasil pertemuan terakhir Bawaslu Mamuju dengan Pemkab Mamuju pada 3 oktober lalu menyepakati angka Rp 8 M dalam pengawasan Pilkada 2020

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Desa Salletto, Kembali Gelar Jumat Berkah Salurkan Paket Sembako kepada Warga Binaan

“Hasil pertemuan terakhir diangka Rp 8 Miliar itu. Idealnya anggaran pengawasan itu 40 persen dari anggaran penyelenggara yang diperoleh KPU. Jadi kalau KPU Rp 28 M kita mestinya diangka Rp 11,5 M. Tapi kami juga memahami kondisi kuangan daerah yang katanya defisit,” tutur Rusdin

Baca Juga :  Imigrasi Deportasi WNA Subjek Perhatian Khusus Pemerintah Filipina Terduga Pelaku Tindak Pidana

“Dengan anggaran Rp 8 M ini kami di Bawaslu agak lega dalam melaksanakan operasional pengawasan, jika sebelumnya kami terpaksa harus memangkas banyak item kegiatan kini hanya beberapa saja. Analoginya jika sebelumnya kami pangkas 5 item kegiatan kini hanya 3 item kegiatan yang kami pangkas untuk memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut,” tambah Rusdin.

Adapun item kegiatan pengawasan yang terpaksa harus dipangkas menurut ketua Bawaslu Mamuju ialah kegiatan-kegiatan pengawasan partisipatif masyarakat. “Ya ini terpaksa kami minimalkan disebabkan keterbatasan anggaran itu,” pungkasnya

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Febrianto Wijaya Resmi Buka Manakarra Body Contest 2025 di MATOS, Antusias Peserta dan Penonton Membludak
Kades Tanambuah Menggugat! Polresta Tantang Praperadilan, Publik Diminta Tak Terprovokasi
Kades Tanambuah Tersangka Korupsi Akhirnya Menyerahkan Diri, Drama DPO Berakhir di Polresta Mamuju
Peduli Korban Bencana Alam di Sumatera, Polresta Mamuju Serahkan Bantuan di Posko Taman Karema
Kapolresta Mamuju Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025 dan Ramah Tamah Keluarga Besar PT. Manakarra Unggul Lestari
Personel Polresta Mamuju Galang Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
Redam konflik Berkepanjangan, Bhabinkamtibmas Polsek Mamuju Inisiasi Mediasi Kasus Penganiayaan
Dokkes Polresta Mamuju Pastikan Makanan Bergizi Gratis Layak Konsumsi Melalui Food Security
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:29 WIB

Febrianto Wijaya Resmi Buka Manakarra Body Contest 2025 di MATOS, Antusias Peserta dan Penonton Membludak

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:27 WIB

Kades Tanambuah Menggugat! Polresta Tantang Praperadilan, Publik Diminta Tak Terprovokasi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:21 WIB

Kades Tanambuah Tersangka Korupsi Akhirnya Menyerahkan Diri, Drama DPO Berakhir di Polresta Mamuju

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:04 WIB

Peduli Korban Bencana Alam di Sumatera, Polresta Mamuju Serahkan Bantuan di Posko Taman Karema

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:32 WIB

Kapolresta Mamuju Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025 dan Ramah Tamah Keluarga Besar PT. Manakarra Unggul Lestari

Berita Terbaru