Api Lumat Lahan di Sekitar Pekuburan Pa’giling, Tim Damkar Tinambung Bergerak Cepat Jinakkan Kobaran Malam Hari

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLEWALI MANDAR — Kepanikan sempat melanda warga Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis malam (16/10/2025), setelah kobaran api melahap lahan kering di sekitar area pekuburan Pa’giling.

Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan warga, namun dengan cepat menyebar ke area vegetasi kering akibat tiupan angin. Kejadian sekitar pukul 18.19 WITA itu langsung mengundang perhatian warga yang berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum melapor ke pihak kecamatan.

Mendapat laporan, Regu 1 Posko Pemadam Kebakaran Kecamatan Tinambung di bawah komando Muh. Sufyan segera dikerahkan. Satu unit armada dengan empat personel meluncur ke lokasi dan tiba hanya dalam waktu 12 menit.

Dalam kondisi minim cahaya, tim langsung bergerak cepat melakukan lokalisir dan pendinginan titik api agar tidak menjalar ke permukiman warga. Berkat kesigapan dan kerja sama tim, api berhasil dipadamkan total pada pukul 18.56 WITA.

“Respons cepat dan koordinasi di lapangan sangat menentukan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di musim kering seperti sekarang,” ujar Imran, S.IP., M.M., Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar.

Dari hasil pemantauan, lahan yang terbakar merupakan area vegetasi kering di sekitar pekuburan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, sementara kerugian material masih dalam pendataan.

Petugas memastikan seluruh titik api telah padam total dan tidak ada bara yang berpotensi menyala kembali. Kejadian ini dikategorikan sebagai kebakaran kelas A atau kebakaran bahan padat organik.

Dengan kejadian ini, pihak pemadam kembali mengingatkan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas pembakaran terbuka, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru