Aras vs Samsul, Direktur Logos Politika: Adu Pengaruh dan Gagasan Partai Kader

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Logos Politika, Maenunis Amin

Direktur Logos Politika, Maenunis Amin

POLMAN — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Barat, tensi politik internal partai berlambang pohon beringin itu diprediksi bakal memanas. Arah pertarungan mengerucut pada dua figur kuat: Ketua DPD Golkar Sulbar Aras Tammauni dan Ketua DPD Golkar Polman Samsul Mahmud. Keduanya disebut bakal bertarung head to head dalam perebutan kursi tertinggi partai di tingkat provinsi.

Direktur Logos Politika, Maenunis Amin, menilai Musda kali ini tidak sekadar soal jabatan, melainkan adu visi dan orientasi politik antara dua tokoh berbeda generasi dan gaya kepemimpinan.

“Samsul bukan kader baru di Golkar. Ia sudah lama berproses, mulai dari bendahara hingga kini memimpin DPD Polman menggantikan AIM saat Aras masih di Demokrat. Bahkan, Samsul-lah yang dulu menggelar karpet merah bagi Aras hingga bisa menjadi Ketua DPD Golkar Sulbar,” ungkap Maenunis.

Menurutnya, prestasi Samsul Mahmud bukan kaleng-kaleng. Di bawah kepemimpinannya, Golkar Polman mencetak sejarah sebagai satu-satunya DPD di Sulbar yang meraih treble winner: sukses di Pileg 2019, Pileg 2024, dan Pilkada Polman 2024.

Meski menilai keduanya sama-sama kompeten memimpin, Maenunis melihat ada perbedaan motivasi antara Aras dan Samsul.

“Aras ingin menjaga dominasinya sebagai tokoh senior sekaligus memastikan konsolidasi partai tetap berpusat di Mamuju Tengah. Sementara Samsul mendorong Golkar menjadi partai yang lebih terbuka dan konsisten sebagai partai kader,” jelas Maenunis.

Ia menambahkan, pengalaman Pilkada 2024 menjadi momentum introspeksi bagi Samsul. “Tidak keliru jika upaya penjegalan dirinya di Pilkada 2024 justru menjadi bahan bakar motivasi. Samsul tampak ingin menegaskan bahwa Golkar sejati adalah partai kader, bukan partai top-down yang diskriminatif,” tegasnya.

Kendati dinamika internal Golkar terlihat memanas, Maenunis optimistis rivalitas itu akan bermuara pada konsolidasi yang sehat.

“Golkar besar karena rivalitas. Itu bagian dari DNA politiknya. Saya yakin prinsip pragmatisme dan adaptasi di Golkar akan membawa Musda ini berakhir happy ending,” pungkas Maenunis Amin.

Berita Terkait

DPC Demokrat Majene: Bakti Sosial Bukan Politik, Tapi Ajak Warga Jaga Kebersihan
DPW Partai Gelora Sulbar Konsolidasi Bersama Pengurus DPD se-Sulbar, Percepat Pembentukan DPC di Seluruh Kecamatan
Partai Gelora Sulawesi Barat Gelar Training for Facilitator Ideologisasi Dasar
Hanura Sulbar Solid, Andi Dody Hermawan Pimpin DPD Secara Aklamasi
AHY Tegaskan Demokrat Sulbar Harus Solid Menuju Kemenangan 2029
Demokrat Siap Terbitkan Rekomendasi Wagub Sulbar, SDK Sebut Kandidat dari Polman
Sekjen DPP Apresiasi Musda Demokrat Sulbar 2026, Sejumlah Tokoh Gabung Perkuat Barisan SDK
Musda V Demokrat Sulbar, Sejumlah Tokoh Gabung Partai
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

DPC Demokrat Majene: Bakti Sosial Bukan Politik, Tapi Ajak Warga Jaga Kebersihan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:52 WIB

DPW Partai Gelora Sulbar Konsolidasi Bersama Pengurus DPD se-Sulbar, Percepat Pembentukan DPC di Seluruh Kecamatan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:14 WIB

Partai Gelora Sulawesi Barat Gelar Training for Facilitator Ideologisasi Dasar

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:05 WIB

Hanura Sulbar Solid, Andi Dody Hermawan Pimpin DPD Secara Aklamasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:41 WIB

AHY Tegaskan Demokrat Sulbar Harus Solid Menuju Kemenangan 2029

Berita Terbaru