Assami Siap Wujudkan Rivitalisasi Bidang Kebudayaan Inklusif, Simak Programnya

- Jurnalis

Sabtu, 9 November 2024 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Permasalahan kebudayaan mendapat perhatian penting dalam debat kandidat Pilkada Polman 2024 putaran pertama, Rabu (6/11/2024).

Para panelis yang merupakan akademisi dan praktisi profesional melihat urgensi tindakan pemerintahan daerah terhadap kebudayaan dengan dimunculkannya Ranperda terkait Bahasa Mandar.

“Masuknya Ranperda kebudayaan Mandar dalam sub tema debat kandidat Pilkada Polman menunjukkan urgensi kebijakan politik untuk memaksimalkan upaya pelestarian kebudayaan lokal sebagai identitas daerah sekaligus khazanah kebudayaan Indonesia.” Ujar Samsul Mahmud.

Calon Bupati nomor urut 1 ini berkomitmen akan mempercepat pengesahan Perda Bahasa Mandar sekaligus Juknis program turunannya.

“Terkait Ranperda Bahasa Mandar, Assami akan mendorong percepatan pengesahan Perda Bahasa Mandar dan Juknis turunannya bisa dimasukan dalam kurikulum Mulok ataupun penerapan sehari berbahasa daerah Mandar, Bugis, Jawa Mamasa, Pattae dan lainnya dalam pelayanan kantor-kantor pemerintah.” Ucap Samsul.

Samsul Mahmud berkomitmen memaksimalkan pelestarian kebudayaan lokal secara menyeluruh lewat program yang sudah disusunnya bersama Wakilnya.

“Program Assami menyeluruh dan relevan dengan urgensi pelestarian budaya. Assami sudah merancang program zonasi pelestarian budaya sejalan dengan RPJPD, RPJMD dan RKPD 2025. Revitalisasi bidang kebudayaan Assami garis besarnya dalam segmen pelestarian Budaya Tradisional terintegrasi menjadi zona Pariwisata Budaya Tradisional.”

“Pariwisata Budaya Tradisional Mandar di Kecamatan Tinambung, Limboro, Balanipa, Alu, Campalagian, Luyo, dan Tubbi Taramanu dan Pariwisata Budaya Tradisional Jawa di Kecamatan Wonomulyo.” Imbuhnya

Lebih lanjut, Samsul Mahmud akan mengembangkan situs-situs sejarah menjadi referensi akademis.

“Kalau lebih diperluas lagi, wawasan kebudayaan kita sangat berkaitan dengan sejarah. Karenanya situs-situh sejarah sudah sangat perlu direvitalisasi sekaligus menjadi referensi penelitian akademis. Kawasan Situsnya kita rekonstruksi sambil mendorong intensitas penelitian dan penulisan buku-buku ilmiahnya.” Pungkas Samsul.

Berita Terkait

Koalisi Sulbar Maju Sepakat! Syamsul Samad dan Fatmawati Salim Diusung Jadi Cawagub
Rayakan 25 Tahun Demokrat di Sekretariat Lama, DPD Sulbar Kenang Perjalanan dan Perjuangan
DPC Demokrat Majene: Bakti Sosial Bukan Politik, Tapi Ajak Warga Jaga Kebersihan
DPW Partai Gelora Sulbar Konsolidasi Bersama Pengurus DPD se-Sulbar, Percepat Pembentukan DPC di Seluruh Kecamatan
Partai Gelora Sulawesi Barat Gelar Training for Facilitator Ideologisasi Dasar
Hanura Sulbar Solid, Andi Dody Hermawan Pimpin DPD Secara Aklamasi
AHY Tegaskan Demokrat Sulbar Harus Solid Menuju Kemenangan 2029
Demokrat Siap Terbitkan Rekomendasi Wagub Sulbar, SDK Sebut Kandidat dari Polman
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Koalisi Sulbar Maju Sepakat! Syamsul Samad dan Fatmawati Salim Diusung Jadi Cawagub

Rabu, 9 September 2026 - 12:42 WIB

Rayakan 25 Tahun Demokrat di Sekretariat Lama, DPD Sulbar Kenang Perjalanan dan Perjuangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:05 WIB

DPC Demokrat Majene: Bakti Sosial Bukan Politik, Tapi Ajak Warga Jaga Kebersihan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:52 WIB

DPW Partai Gelora Sulbar Konsolidasi Bersama Pengurus DPD se-Sulbar, Percepat Pembentukan DPC di Seluruh Kecamatan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:14 WIB

Partai Gelora Sulawesi Barat Gelar Training for Facilitator Ideologisasi Dasar

Berita Terbaru