MAMUJU – Bapperida Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi memperkenalkan terobosan digital terbaru bernama SiKODE (Sistem Informasi Kode Digital Aset) dalam kegiatan sosialisasi di Ruang RKPD Kantor Bapperida Sulbar, Jumat (29/8/2025). Inovasi ini digagas oleh Kasubag Keuangan dan Aset, Ermayanti, sebagai bagian dari proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Tahun 2025.
Iklan Bersponsor Google
Acara peluncuran dibuka oleh Sekretaris Bapperida Sulbar, Muh. Darwis Damir, mewakili Kepala Bapperida, Junda Maulana. Dalam sambutannya, Darwis menegaskan pentingnya perbaikan tata kelola aset sebagai wujud komitmen mendukung Visi Sulbar Maju dan Sejahtera, khususnya Misi kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
“Permasalahan tata kelola aset memang tidak terlepas dari bagaimana inventarisasi, pencatatan, hingga pemanfaatannya. Secara empiris, aset kita masih belum tertata rapi. Dengan SiKODE, pengurus barang dapat lebih mudah melacak aset tercecer sekaligus meminimalisir potensi penyalahgunaan,” ungkap Darwis.
Melalui paparannya, Ermayanti menjelaskan bahwa SiKODE berbasis QR Code yang menghubungkan database aset dengan sistem identifikasi cepat. Setiap aset diberi label QR unik yang bisa dipindai lewat smartphone untuk mengakses informasi secara real-time melalui website sederhana.
Fitur Unggulan SiKODE:
QR Code unik untuk tiap aset
Akses informasi dengan sekali pindai
Integrasi database ke website sederhana
Data real-time yang mudah diperbarui
Laporan kondisi aset langsung dari pengguna
“Tujuan utama SiKODE adalah menghadirkan informasi aset secara cepat, akurat, dan transparan. Dengan begitu, pengambilan keputusan dapat lebih efisien dan berbasis data,” jelas Ermayanti.
Dalam kesempatan itu, tim aksi perubahan yang melibatkan Pranata Komputer Bapperida, Kurniawan, juga memperagakan simulasi penggunaan SiKODE di hadapan seluruh pegawai Bapperida Sulbar.
Peluncuran SiKODE menandai langkah maju Bapperida Sulbar dalam mendorong digitalisasi birokrasi serta penguatan akuntabilitas internal. Tidak hanya itu, inovasi ini juga membuka peluang untuk direplikasi oleh OPD lain di Sulbar dalam menghadapi tantangan serupa terkait pengelolaan aset.
Iklan Google AdSense