BPBD Sulbar Tekankan Pentingnya Edukasi Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menekankan pentingnya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sulawesi Barat, seiring meningkatnya potensi kebakaran pada musim kemarau.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Minggu 02 Agustus 2026, sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan agar seluruh perangkat daerah memperkuat langkah-langkah mitigasi bencana melalui edukasi, kolaborasi, dan keterlibatan aktif masyarakat.

Muhammad Yasir Fattah menjelaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengakibatkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat akibat kabut asap, menurunkan kualitas ekosistem, serta berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial.

“Sebagian besar kejadian Karhutla dipicu oleh aktivitas manusia. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari peningkatan pemahaman masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar Yasir Fattah.

BPBD Provinsi Sulawesi Barat terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi, penyebaran informasi kebencanaan, kampanye mitigasi, serta koordinasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah desa, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, dunia usaha, media, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam pengurangan risiko bencana.

Selain edukasi, BPBD Sulawesi Barat juga meningkatkan kesiapsiagaan personel, pemantauan wilayah rawan, serta koordinasi lintas sektor untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Yasir Fattah mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Barat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.

“Penanggulangan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kolaborasi yang kuat, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, kita dapat menjaga Sulawesi Barat tetap aman, lestari, dan tangguh menghadapi bencana,” tutupnya.

Berita Terkait

BWI Sulbar Dikukuhkan, Suhardi Duka Dorong Wakaf Produktif untuk Tekan Kemiskinan
DKP Sulbar dan Elnusa Perkuat Sinergi, Survey Seismik 3D Kandawulo Berjalan Lancar
Sulbar Siapkan Katalog Versi 6, Sekda Tekankan Kompetensi Pengadaan
Katalog Versi 6, Pemprov Sulbar Perkuat Kompetensi Pengadaan
Rawana Mandar Menggema di TMII, Sulbar Angkat Tradisi Metindor ke Panggung Nusantara
Gubernur Sulbar Apresiasi Penampilan Paskibraka, Penghargaan Diarahkan untuk Penguatan Wawasan Kebangsaan
Enam ASN Sulbar Siap Ukir Prestasi di MTQ KORPRI Makassar
Sasar Gen Z Dalam HUT RI ke-81, Polresta Mamuju Gelar Turnamen Gembox PS3. Kapolresta : Jaga Persatuan Dan Isi Kemerdekaan Dengan Hal Positif
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:21 WIB

BWI Sulbar Dikukuhkan, Suhardi Duka Dorong Wakaf Produktif untuk Tekan Kemiskinan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:36 WIB

DKP Sulbar dan Elnusa Perkuat Sinergi, Survey Seismik 3D Kandawulo Berjalan Lancar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Sulbar Siapkan Katalog Versi 6, Sekda Tekankan Kompetensi Pengadaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Katalog Versi 6, Pemprov Sulbar Perkuat Kompetensi Pengadaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Rawana Mandar Menggema di TMII, Sulbar Angkat Tradisi Metindor ke Panggung Nusantara

Berita Terbaru