POLMAN — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui Rapat Turun Sawah Musim Tanam Rendengan Tahun 2026 yang digelar di Desa Ugi Baru, Kecamatan Mapilli, Sabtu (4/1/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Syukuran Mappalili, tradisi turun-temurun masyarakat agraris sebagai doa bersama demi kelancaran musim tanam.
Iklan Bersponsor Google
Rapat strategis tersebut dihadiri langsung Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Polman Andi Afandi Rahman, S.T., M.Si, unsur pemerintah kecamatan dan desa, Kepala UPTD Maloso Kiri, Kepala BPP Mapilli bersama seluruh penyuluh pertanian se-Kecamatan Mapilli, Bhabinkamtibmas, Ketua KTNA Kabupaten Polewali Mandar, Ketua GP3A, P3A, perwakilan kelompok tani, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati H. Samsul Mahmud menegaskan bahwa rapat turun sawah merupakan momentum penting untuk memastikan kesiapan petani menghadapi musim tanam rendengan secara serentak, terencana, dan berkelanjutan.
“Rapat turun sawah ini menjadi titik awal memastikan kesiapan petani, mulai dari jadwal tanam hingga pengelolaan irigasi. Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung sektor pertanian melalui penguatan koordinasi, penyediaan sarana dan prasarana, serta pendampingan berkelanjutan agar produksi meningkat dan kesejahteraan petani terwujud,” tegas Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Polman, Andi Afandi Rahman, menekankan pentingnya keseragaman pola tanam dan pengaturan air irigasi guna mencegah konflik antarpetani serta memaksimalkan hasil panen.
“Melalui rapat turun sawah ini kita menyepakati jadwal tanam, pola tanam, dan pengelolaan irigasi secara bersama-sama. Dengan kesepahaman ini, produksi padi pada musim tanam rendengan 2026 diharapkan dapat optimal,” jelasnya.
Rapat Turun Sawah Tingkat Kecamatan Mapilli bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi seluruh pemangku kepentingan pertanian, khususnya terkait pengelolaan irigasi, ketersediaan sarana produksi pertanian, serta pendampingan penyuluhan kepada petani.
Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat agar musim tanam rendengan 2026 berjalan lancar, serentak, dan menghasilkan panen yang melimpah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Polewali Mandar.
Iklan Google AdSense










