Pasangkayu — Aksi pencurian atau copet kembali terjadi di jalur Trans Sulawesi, Kabupaten Pasangkayu. Seorang warga Desa Ako menjadi korban setelah handphone miliknya digasak dua pria tak dikenal saat melintas menuju Pasar Martajaya, Minggu (24/5/2026).
Korban diketahui bernama Hj. Herlina (47), warga Dusun Tobengo, Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita ketika korban mengendarai sepeda motor menuju Pasar Martajaya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan keterangan korban, saat melintas di sekitar Gereja GSJA Martajaya, dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor tanpa pelat nomor tiba-tiba mendekati kendaraan korban. Kedua pelaku juga disebut tidak menggunakan helm.
Dalam hitungan detik, pelaku langsung mengambil satu unit handphone milik korban yang disimpan di laci sepeda motor. Korban sempat melakukan pengejaran hingga area timbangan sawit sebelum pertigaan Tugu Martajaya, namun pelaku berhasil melarikan diri dan menghilang dari pantauan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit HP Vivo Y04s senilai kurang lebih Rp2 juta.
Menindaklanjuti kejadian itu, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu Bripka Rijal turun langsung melaksanakan sambang sekaligus memberikan pendampingan kepada korban di Dusun Tobengo, Desa Ako, Minggu sore sekitar pukul 18.00 Wita.
Dalam kegiatan tersebut, Bripka Rijal mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi kejahatan jalanan, terutama saat berkendara di jalur Trans Sulawesi. Warga juga diminta tidak menyimpan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau pelaku.
Selain memberikan imbauan kamtibmas, korban turut diarahkan dan didampingi untuk membuat laporan pengaduan di Polres Pasangkayu guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Pasangkayu IPTU Candra Boyke Ombong menegaskan pihak kepolisian terus meningkatkan patroli guna mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Pasangkayu.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap aksi kejahatan jalanan, khususnya di sepanjang jalur Trans Sulawesi,” ujarnya.










