Dewan Soal Warga Dan Pelaksana Proyek Temui Titik Solusi

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2020 - 05:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang — Setelah melalui jalur mediasi dan juga jalan solusi serta kunjungan lansung kelokasi salah proyek pekerjaan jalan hotmix yang sebelumnya sempat menjadi kisruh antara warga masyarakat sekitar dan pihak pelaksana proyek rekanan yang melaksanakan pekerjaan tersebut,  akhirnya sudah menemui titik temu dan jalan solusi terkait hal tersebut. 

Ketua Komisi llll DPRD Wajo,  Taqwa Gaffar yang dihubungi awak media kemarin membenarkan hal tersebut dan mengatakan kalau hasil dari kunjungan yang dilakukan pihaknya bersama anggota Dewan,  itu sudah ada titik terang dan solusi. 

“Solusinya proyek tesebut tetap berjalan tapi untuk pengangkutan bahan material itu harus mobil kecil yg dipakai angkut material dan itu sudah sepakat dengan rekanan dan masyarakat sekitar”. Ujar Yahyu sapaan akrab Taqwa Gaffar melalui pesan singkatnya

Seperti diketahu sebelumnya,  sekitar sepekan yang lalu pekerjaan peningkatan jalan hotmix sepanjang 2 Kilometer di Tingarafosi Kecamatan Maningoajo yang dikerjakan oleh PT Bina Konstruksi Utama ternyata membuat masalah baru bagi sebagian warga Callaccu, Kecamatan Maniangpajo.

Pasalnya, truk pengangkut material proyek yang lalu lalang dinilai melebihi kapasitas muatan, yang diduga sebagai salah satu jadi penyebab yang menimbulkan kerusakan jalan yang dilalui angkutan material tersebut.

Dimana truk pengangkut material proyek yang melewati jalanan menuju ke lokasi proyek, muatannya over kapasitas, diperkirakan muatannya 6 ton sampai 8 ton.

“Jangan karena membangun proyek yang panjangnya 2 kilometer lebih, tapi merusak jalanan yang dilalui sepanjang 9 kilometer,” ujar warga sekitar.

Dimana jalanan yang dilalui mulai dari pintu gerbang menuju bendungan sudah mengalami kerusakan parah.

“Kami sudah sampaikan kepada pihak kontraktor, alasannya akan diperbaiki setelah proyek selesai dengan menimbunnya, tapi kami tolak, karena kalau hanya ditimbun tanah dan turun hujan maka akan berlubang lagi, seperti kubangan kerbau,” jelasnya.

Sementara pihak pelaksana dalam hal ini rekanan kontraktor yang melaksanakan pekerjaan tersebut dari PT Bina Konstruksi Utama bel berhasil untuk dihubungi dan dimintai tanggapan seputar hal tersebut diatas. 

Berita Terkait

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Membangun Generasi Hebat Dimulai dari Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Penuh Kasih Sayang
Keributan di Festival UMKM Berhasil Diredam, Polresta Mamuju Amankan Dua Terduga Pelaku
Polresta Mamuju Bongkar Dua Kasus Narkoba, Pasangan Calon Pengantin Pesta Sabu dan Pengedar Obat Berbahaya Ditangkap
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Senin, 20 Juli 2026 - 05:59 WIB

Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:07 WIB

Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026

Berita Terbaru

Advertorial

DPRD Sulbar Kebut KUA-PPAS 2027 dan Pemilihan Wakil Gubernur

Kamis, 23 Jul 2026 - 17:45 WIB