Di Kecamatan Nosu-Pana-Tabang Masih Ada Titik Jalan Rusak Parah

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2019 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA, RAKYATTA.CO — Di Kabupaten Mamasa masih terdapat banyak wilayah yang masih sangat tertinggal utamanya infrastruktur jalan dan jembatan.

Misalnya beberapa ruas jalan di Kecamatan Pana, Tabang dan Nosu, kondisi jalan di daerah ini cukup memprihatinkan, bahkan masih terdapat masyarakat yang menggunakan kuda untuk mengangkut kebutuhannya akibat masih sulit dilalui kendaraan roda dua.

Dengan kondisi demikian, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa Jufri Sambo Ma’dika meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di daerah tersebut.

Menurut Jufri, panjang ruas jalan yang paling parah yaitu antara Pana’-Tabang sekitar 25 kilometer. Yang telah dikerjakan hanya sepanjang 3 kilometer padahal jalan tersebut berstatus jalan kabupaten.

Ia mengatakan, seperti titik jalan Bottik-Masewe yang berbatasan dengan Kabupaten Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, yang dikerjakan hanya 600 meter dari total panjangnya 7 kilometer.

“Padahala jalan ini sangat strategis kerena menghubungkan dua kabupaten dan dua provinsi”, ujar Jufri saat di temui di ruang kerjanya, Kamis 28 November 2019.

Dijelaskan Jufri, ketertinggalan dari sisi pembangunan jalan diwilayah konsituennya tersebut dibuktikan dengan kendaraan yang digunakan masyarakat di daerah tersebut hanya mobil hartop sebagai alat transportasi umum, meski mobil serupa sudah jarang digunakan daerah lain.

“Tapi di daerah Nosu-Pana’-Tabang itu jadi alat transportasi andalan, karena hanya itu yang bisa masuk, motor saja hanya motor trail yang bisa”, ungkapnya.

Yang paling memperihatinkan kata dia, di daerah Nosu kalau masyarakat menuju ke Masewe masih banyak yang menggunakan Kuda sebagai alat transportasi sehari-hari.

Selain itu, juga terdapat infrastruktur jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Tabang yang masih sangat memprihatinkan. Yakni jembatan Ekko Padang yang menghibungkan Desa Masuppu dan Kelurahan Tabang.

Pasalnya jembatan tersebut hanya bisa dilalui pengendara motor lantaran hanya terbuat dari beberpa batang bambu. Dikatakannya, jembatan itu pernah dikerjakan sekira 9 tahun yang lalu tapi sampai saat ini belum selesai.

“Pernah dikerja tapi hanya satu abutmentnya, saya tidak tahu apakah anggarannya hanya untuk itu atau seperti apa,”tuturnya.

Dengan kondisi itu, Jufri menerangkan, jika warga Pana’, hendak ke Kecamatan tabang melalui jalur tersebut, maka harus memutur ke wilayah Toraja untuk sampai di tempat tujuan.

“Jadi memang daerah itu masih sangat tertinggal disegi jalan dan jbatan”, tandasnya.

Sehingga ia meminta agar Pemda Mamasa sekiranya dapat memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan di wilayah tersebut.

WAHYU

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Tebar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB