Idris Sebut Kekerasan Terhadap Perempuan Merusak Sendi Ketahanan Keluarga

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2019 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Kekerasan terhadap perempuan merupakan kejadian luar biasa yang merusak sendi-sendi utama ketahanan keluarga dan berdampak negatif seperti kasus KDRT personal dan KDRT pelarian.

Hal tersebut disampaikan Sekprov Sulbar, Muhammad Idris pada acara Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sejak dini yang berlangsung di Hotel Srikandi, Jumat, 30 Agusutus 2019.

“Kenapa ada kekerasan dalam berumah tangga? Ialah, akibatnya adalah akses ekonomi dan kesiapan berumah tangga. Kekerasan terhadap perempuan saat ini bukan lagi isu lokal melainkan merupakan isu global ditingkat nasional maupun internasional yang perlu disikapi dan ditindaklanjuti oleh semua pihak, ” kata Idris.

Lelaki yang pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Diklat LAN RI tersebut juga menyampaikan, untuk menyikapi penegakan masalah KDRT di Sulawesi Barat, pemerintah pusat dan daerah telah berusaha untuk meningkatkan kepedulian terhadap berbagai kelompok-kelompok masyarakat khususnya kelompok perempuan.Untuk itulah, kondisi tersebut tentunya perlu menjadi perhatian bersama.

Masih kata Idris, pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dan Perlindungan Anak RI , melakukan upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan telah mengembangkan strategi Three Ends yaitu akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan anak, dan akhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan.

“Kita perlu bergerak bersama dalam penanganan masalah ini dengan melihat data yang ada, maka dengan sendirinya kita dapat meyimpulkan bahwa masalah ini memang serius dan tidak bisa di tangani sekali dua kali, tetapi butuh penanganan secara periodic dengan melibatkan gerakan semesta, ” sebut Idris.

Disebutkan, kasus kekerasan yang terjadi di Sulawesi Barat berdasarkan data terlapor sebanyak 45 kasus yang terbagi dalam lima kabupaten. Sedangkan untuk tahun 2019 , kasus yang terlapor sebanyak 19 kasus.

Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian (PPPA) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak RI, Vennetia R Dannes mengungkapkan, berdasarkan catatan tahunan Komnas Perempuan yang di launching pada 6 Maret 2019 yang lalu , kasus kekerasan terhadap perempuan tahun 2019 sebesar 406.178 kasus. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yaitu sebanyak 348.466 kasus, dan jenis kekerasan terhadap Perempuan yang paling menonjol adalah KDRT/RP (ranah personal) yang mencapai angka 9.637 kasus atau sebesar 71 persen. Posisi kedua kekerasan terhadap perempuan yaitu di ranah komunitas sebesar 3.915 kasus atau sebesar 28 persen, dan terakhir kekerasan terhadap perempuan di ranah negara dengan persentase sebayak 16 kasus atau 0,6 persen.

Kasus KDRT di Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2017 sebanyak 132 Kasus di Tahun 2018 sebnayak 49 Kasus dan di tanggal 29 Agustus kemarin sebanyak 11 Kasus.

“Dari data tersebut kiranya berantisipasi bagi Pemprov Sulbar , khususnya Dinas PPPA Sulbar dapat memberikan penanganan serius untuk kasus KDRT agar Provinsi Sulawesi Barat terbebas dari kekerasan,” ujar Vannetia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulbar, Darmawati Ansar menyampaikan , dalam rangka mendorong dan memfasilitasi pelaksanaan penghapusan kekerasan terhadap perempuan , perlu meningkatkan sebuah kerjasama oleh instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk diadakannya sosialisasi sebagai upaya pencegahan dan pengurangan kekerasan di Sulbar.

Selain Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian (PPPA) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak RI, Vennetia R Dannes, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulbar, Darmawati Ansar, juga turut hadir Asisten Deputi PHP, Ali Hasan, para peserta, dan serta Undangan lainnya.

(ilham)

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru