MAMUJU — Meskipun belum ada partai politik yang melirik, dua wartawan Mamuju, Irham Azis dan Fathir, siap maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mamuju 2024 melalui jalur independen. Keputusan berani ini diambil setelah keduanya merasa terpanggil untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat Mamuju.
Irham Azis, seorang jurnalis senior yang telah lama berkecimpung di dunia media, dan Fathir, kini bertekad untuk mengguncang panggung politik lokal. Keduanya menilai bahwa jalur independen adalah pilihan terbaik untuk menghindari politik praktis yang kerap membelenggu para calon yang diusung partai.
“Kami ingin membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari luar sistem partai. Mamuju butuh pemimpin yang bersih dan berpihak pada rakyat,” ujar Irham Azis, Kamis 18 Juli 2024.
Dalam persiapannya, Irham dan Fathir saat ini telah mengumpulkan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya dari kalangan jurnalis dan pekerja media, tetapi juga dari aktivis, akademisi, dan warga biasa yang menginginkan perubahan. Dengan target ribu tanda tangan sebagai syarat pencalonan independen, keduanya optimis dapat memenuhi syarat tersebut sebelum batas waktu yang ditentukan.
Fathir menambahkan, “Kami bukan anti partai, tapi kami ingin menawarkan alternatif. Kami percaya dengan dukungan masyarakat, kami bisa membawa Mamuju ke arah yang lebih baik tanpa harus terikat dengan kepentingan partai politik.” Ujarnya.
Langkah Irham dan Fathir ini mendapatkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Ada yang menyambut baik sebagai angin segar dalam kancah politik Mamuju, namun tak sedikit pula yang meragukan kemampuan mereka dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Yang terpenting adalah niat baik dan ketulusan kami untuk melayani. Kami paham bahwa jalan ini tidak mudah, tapi kami siap menghadapi segala tantangan demi Mamuju yang lebih baik,” tegas Irham Azis.
Sebagai jurnalis, Irham dan Fathir dikenal memiliki integritas tinggi dan selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro-rakyat. Pengalaman mereka di dunia jurnalistik diharapkan dapat menjadi modal kuat dalam memahami dan mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi Mamuju.
Pemilihan Kepala Daerah Mamuju 2024 akan menjadi ajang pembuktian apakah jalur independen bisa menjadi jalan alternatif yang efektif dalam politik lokal. Irham Azis dan Fathir siap bertarung, membawa semangat baru untuk Mamuju, demi terwujudnya pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.










