Jaga Kondisi Inflasi, Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Tinjau Ketersediaan Pasokan di Pasar Smart Pasangkayu

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Upaya menjaga inflasi di Sulawesi Barat terus dijaga oleh Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin. Seperti yang kerapkali dilakukan saat di Sulaweso Selatan di mana Bahtiar kerapkali menemui para pedagang di pasar pasar tradisional. Hal tersebut terbilang ampuh sebab inflasi di Sulsel saat Bahtiar menjabat selalu Pj Gubernur terus terkendali. Bahkan selalu di bawah angka rata rata nasional.

Begitupula di Sulawesi Barat. Angka inflasi tetap terjaga sejak dulu. Walau demikian Pj Bahtiar tak akan terlena. Seperti yang dilakukan saat kunjungan kerja di Kabupaten Pasangkayu Sulbar, Selasa 28 Mei 2024. Bahtiar melakukan kunjungan dengan meninjau Pasar Smart Pasangkayu.

Ia mengatakan, peninjauan dilakukan di pasar tersebut guna memastikan ketersediaan pasokan menjaga kondisi inflasi di Sulbar.

“Hari ini saya sempatkan ke pasar Smart Pasangkayu pertama kali saya dalam kapasitas sebagai Pj Gubernur,” kata Bahtiar.

Ia mengatakan, sebagai Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar yang ditugaskan pemerintah pusat salah satu program yang harus dilakukan pengendalian adalah Inflasi itu juga menjadi keinginan oleh Presiden serta Mendagri.

“Tadi kita sudah menanam nah yang kedua tentu tugasnya kita salah satu yang sering dievaluasi yaitu inflasi, itu kenapa penting menjaga inflasi,” ucap Bahtiar.

Ia menegaskan yang terpenting dalam melakukan pengendalian inflasi adalah menjaga ketersediaan pasokan pangan utamanya 21 bahan pokok yang menjadi prioritas yang sering nenandi penyumbang Inflasi.

“Tugasnya kami pemerintah daerah dan DPRD memastikan seluruh bahan pokok ini mencukupi bahwa ada kenaikan itu dinamika ekonomi itu biasa itu tapi memastikan ini cukup dan mencukupi dan hari ini kita lihat,” jelasnya.

Menurutnya, beberapa komoditi yang ada di pasar tersebut yang mempengaruhi dan menjadi faktor penyumbang Inflasi karena pasokan yang ada masih berasal dari daerah lain.

“Saya cek harga-harga yang menjadi faktor-faktor mempengaruhi inflasi kelihatannya memang ada beberapa komoditi yang memang sangat bergantung dari daerah luar misalnya tadi cabe keriting dari Palu,” ucapnya.

Sehingga, Ia berkomitmen kehadirannya di Sulbar untuk menyelesaikan persoalan yang ada, tujuannya agar masalah yang terjadi terkait inflasi tidak terus berulang.

Tidak hanya itu dibeberapa kesempatan Pj Gubernur berbincang bersama beberapa pedagang yang mengeluhkan fasilitas sarana dan prasarana pasar yang masih jauh dari harapan.

“Sebagai daerah baru cukup representatif pasarnya mungkin tinggal fasilitasnya tadi warga dan penjual minta supaya mungkin wc-nya diperbaiki salurannya diperbaiki sampah dikelola dengan baik dan itu sangat mutlak memang sebuah pasar karena ini tempat transaksi,”tutupnya. (Rls)

Berita Terkait

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB

DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Berita Terbaru