Kakanwil Kemenkum Sulbar Hadiri Pelepasan Ekspor Kakao ke Jepang, Mentrans Dorong Hilirisasi Industri Cokelat

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, Sulawesi Barat – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Sulawesi Barat, Sunu Tedy Maranto, menghadiri pelepasan ekspor biji kakao ke Jepang yang diselenggarakan di pelataran Kantor Gubernur Sulawesi Barat pada Jumat (18/7/2025). Kehadiran Kakanwil sebagai dukungan terhadap upaya pengembangan sektor pertanian dan peningkatan investasi di wilayah tersebut. Hal ini merupakan wujud komitmen untuk mendukung investasi di bidang pertanian.
Selain Kakanwil Kemenkum Sulbar, pelepasan ekspor biji kakao tersebut juga dihadari oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, Ketua DPRD serta Anggota Forkopimda Sulawesi Barat
Sementara itu, Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, saat melepas ekspor biji kakao ke Yokohama, Jepang, menyoroti potensi besar komoditas kakao di wilayah transmigrasi.
“Saya sedang memikirkan bagaimana caranya mendatangkan lebih banyak investor ke sini, agar pabrik cokelat bisa dibangun di sini, jadi bukan hanya cokelat mentahnya saja,” ungkap Iftitah
Mentrans Iftitah menjelaskan bahwa kawasan transmigrasi di Sulawesi Barat memiliki beragam potensi ekonomi yang bisa dikembangkan untuk menarik investor, mulai dari komoditas kakao, kelapa sawit, perikanan, hingga pariwisata.
Ia optimistis bahwa dengan kajian yang lebih mendalam mengenai pengembangan komoditas, peluang untuk mendatangkan investor akan semakin terbuka lebar. “Dari pemetaan ini akan lahir rencana investasi. Inilah yang nantinya akan kami tawarkan kepada para investor agar investasi lebih banyak masuk ke Sulawesi Barat, yang pada gilirannya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Mentrans Iftitah juga menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan transmigrasi. Menurutnya, setiap investor yang hadir harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul juga menjadi kunci agar investor tidak ragu untuk menanamkan modalnya.
“Kami juga akan memiliki program pemberdayaan masyarakat, sehingga ketika investasi datang, masyarakat setempat bisa merasakan manfaatnya karena terserap oleh lapangan pekerjaan yang tersedia akibat adanya investasi tersebut,” pungkas Iftitah.

Berita Terkait

Operasi Antik Marano 2026, Polresta Mamuju Bongkar Dua Kasus Sabu, Tiga Tersangka Diamankan
URC Polres Pasangkayu Amankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan
Sempat Kabur hingga Kalimantan, DPO Pengeroyokan Tapalang Akhirnya Datangi Polisi Serahkan Diri
Empat Bulan Jadi Buronan, DPO Pengeroyokan Berakhir di Tangan Tim Resmob Polresta Mamuju
Polsek Kalukku Bersama Warga Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Katinting yang Resahkan Nelayan Pesisir Kapandeang
URC Polres Mamuju Tengah Sita Motor Hasil Penggelapan, Pelaku Diburu
Polresta Mamuju Ungkap Tiga Kasus Tambang Emas Ilegal, Empat Tersangka Resmi Ditahan
Diduga Terlibat Transaksi Sabu, Empat Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polres Majene
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Operasi Antik Marano 2026, Polresta Mamuju Bongkar Dua Kasus Sabu, Tiga Tersangka Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:05 WIB

URC Polres Pasangkayu Amankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Sempat Kabur hingga Kalimantan, DPO Pengeroyokan Tapalang Akhirnya Datangi Polisi Serahkan Diri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Empat Bulan Jadi Buronan, DPO Pengeroyokan Berakhir di Tangan Tim Resmob Polresta Mamuju

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:16 WIB

Polsek Kalukku Bersama Warga Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Katinting yang Resahkan Nelayan Pesisir Kapandeang

Berita Terbaru

Advertorial

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:22 WIB