Kapolsek Tommo Pimpin Langsung Pengamanan dan Pengawalan Persembahyangan Umat Hindu ke Pantai Polo Camba

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, Sulbar – Kapolsek Tommo, IPTU H. Rustam Cega memimpin langsung pengamanan dan pengawalan kegiatan pemberangkatan persembahyangan Umat Hindu dari Desa Tommo ke Pantai Polo Camba, Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi dan Tahun Baru Saka 1947, Rabu (26/3/2025).

Selain warga Desa Tommo, umat Hindu dari Desa Rante Mario (Tommo 6) juga melaksanakan kegiatan serupa di lokasi berbeda yang berjarak sekitar 10 km. Polsek Tommo memberikan pengamanan dan pengawalan sesuai dengan surat permohonan dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Tommo.

Kapolsek Tommo Iptu H. Rustam Cega menjelaskan bahwa pengamanan untuk perayaan Nyepi ini terbagi dalam dua tahap:
1.Rabu, 26 Maret 2025 – Pengamanan dan pengawalan pemberangkatan persembahyangan ke Pantai Polo Camba, yang melibatkan pengawalan dari Pura Agung Kerta Buana Desa Tommo hingga ke lokasi persembahyangan.
2.Jumat, 28 Maret 2025 – Pengamanan arak-arakan Ogoh-ogoh di Desa Tommo (Tommo 1 dan Tommo 2) serta Desa Rante Mario (Tommo 6), yang akan dimulai pukul 16.00 WITA hingga selesai.

Rangkaian Kegiatan Melasti di Pantai Polo Camba sebagai bagian dari ritual keagamaan menjelang Hari Raya Nyepi, umat Hindu di Kecamatan Tommo melaksanakan Melasti, yaitu ritual penyucian diri dan alam semesta. Kegiatan ini berlangsung dengan susunan acara sebagai berikut:
•Pukul 06.00 WITA – Umat berkumpul di Pura Agung Kerta Buana, Desa Tommo.
•Pukul 07.00 WITA – Rombongan berangkat menuju Pantai Polo Camba dengan pengawalan personel Polsek Tommo.
•Pukul 09.30 WITA – Sebelum ibadah, dilaksanakan tarian-tarian keagamaan.
•Pukul 10.00 WITA – Puncak upacara Melasti dengan prosesi penyucian diri dan pelarungan sesajen ke laut, dipimpin oleh Jero Mangku Watan Reken dan Jero Mangku Nyoman Kenenh.

Kapolsek Tommo menjelaskan bahwa tujuan utama Melasti adalah menyucikan Buana Alit (diri manusia) dan Buana Agung (alam semesta) dengan cara melarung ke pantai agar dosa-dosa terhapus, sehingga umat Hindu kembali dalam keadaan suci saat merayakan Nyepi dan Tahun Baru Saka 1947.

Kegiatan persembahyangan ini berjalan dengan aman, lancar, dan tertib berkat koordinasi antara pihak kepolisian dan masyarakat.

 

Berita Terkait

Seminggu Kabur! Resmob Polresta Mamuju Hentikan Pelarian Residivis Curanmor di Donggala Sulteng
Polresta Mamuju Ungkap 5 TKP Curanmor Tangkap 3 Pelaku, Sita 6 Motor dan 1 Mobil
Aksi Humanis SPBU Simboro, Pengendara yang Antre BBM Dapat Masker Gratis
Doa Bersama dan Istigasah Jadi Ikhtiar Polda Sulbar untuk Keselamatan Masyarakat dan Alam Sulawesi Barat
Polresta Mamuju Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Provinsi, Residivis hingga Anak di Bawah Umur Diamankan
Fisik Prima, Pelayanan Maksimal! Polda Sulbar Pastikan Personel Siap Mengabdi kepada Masyarakat
Cegah Kriminalitas Malam Hari, URC Ditreskrimum Polda Sulbar Sisir Sejumlah Titik Rawan di Mamuju
Persempit Ruang Gerak Kejahatan, URC Gabungan Jatanras Polda Sulbar Sisir Wilayah Rawan Mamuju
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Seminggu Kabur! Resmob Polresta Mamuju Hentikan Pelarian Residivis Curanmor di Donggala Sulteng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Polresta Mamuju Ungkap 5 TKP Curanmor Tangkap 3 Pelaku, Sita 6 Motor dan 1 Mobil

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Aksi Humanis SPBU Simboro, Pengendara yang Antre BBM Dapat Masker Gratis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Doa Bersama dan Istigasah Jadi Ikhtiar Polda Sulbar untuk Keselamatan Masyarakat dan Alam Sulawesi Barat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Polresta Mamuju Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Provinsi, Residivis hingga Anak di Bawah Umur Diamankan

Berita Terbaru