Koperasi Merah Putih Mamasa Dikebut, FORKOMAK Minta Pengawasan Diperketat

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamasa – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Mamasa terus menunjukkan progres positif. Program strategis pemerintah ini dinilai menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Antusiasme warga terhadap pembangunan koperasi tersebut terlihat tinggi. Dukungan masyarakat pun mengalir seiring dengan mulai berjalannya sejumlah proyek pembangunan di berbagai titik desa.

Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Anti Korupsi Sulawesi Barat (FORKOMAK), Ridwan, mengapresiasi capaian pembangunan yang dinilai berjalan sesuai harapan. Ia menyebut program Koperasi Merah Putih menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis desa.

“Kami berharap pembangunan koperasi ini benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga desa,” ujar Ridwan, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, pada tahun 2026 pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 168 unit Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Mamasa. Hingga saat ini, sekitar 70 titik pembangunan telah berjalan dan menunjukkan progres yang cukup signifikan.

Meski demikian, Ridwan mengingatkan pentingnya pengawasan ketat dalam setiap tahapan pembangunan. Hal ini guna memastikan proyek berjalan sesuai aturan, transparan, dan tepat sasaran.

Ia menegaskan, tanpa pengawasan yang maksimal, potensi penyimpangan bisa saja terjadi dan berisiko menghambat tujuan utama program tersebut.

“Pengawasan harus diperkuat, termasuk melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan aparat terkait agar pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

FORKOMAK juga mendorong keterlibatan aktif berbagai unsur, termasuk TNI, dalam proses pengawasan di lapangan. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga kualitas pembangunan serta memastikan program berjalan efektif dan akuntabel.

Dengan progres yang terus meningkat dan pengawasan yang diperketat, pembangunan Koperasi Merah Putih di Mamasa diharapkan mampu menjadi pilar baru dalam penguatan ekonomi desa serta membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal.

Berita Terkait

Mamasa Pecahkan Rekor MURI, Minum Kopi Pakai Suke Jadi Ikon Budaya
Polres Mamasa Gerebek Arena Sabung Ayam di Desa Lambanan, Aktivitas Judi Dibubarkan
Himpunan Aktivis Mamasa Dukung Penuh Pembangunan RSUD Kondosapata, Minta Semua Pihak Kawal Proyek Secara Objektif
HAM Soroti Absennya Ketua DPRD Mamasa Saat Pelantikan Sekwan, Laporan ke PAN Disiapkan
Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah di Mamasa, Jalur Poros Sempat Lumpuh
Kades Masoso Buka Suara, Bantah Ancam Wartawan Begini Klarifikasinya
Kades Masoso Mamasa Diduga Ancam Wartawan
Rotasi Pejabat Polres Mamasa, AKP Ilyas Jabat Kabag Ops Sejumlah Jabatan Strategis Resmi Diserahterimakan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Mamasa Pecahkan Rekor MURI, Minum Kopi Pakai Suke Jadi Ikon Budaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:10 WIB

Polres Mamasa Gerebek Arena Sabung Ayam di Desa Lambanan, Aktivitas Judi Dibubarkan

Senin, 6 Juli 2026 - 19:33 WIB

Himpunan Aktivis Mamasa Dukung Penuh Pembangunan RSUD Kondosapata, Minta Semua Pihak Kawal Proyek Secara Objektif

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:29 WIB

HAM Soroti Absennya Ketua DPRD Mamasa Saat Pelantikan Sekwan, Laporan ke PAN Disiapkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:47 WIB

Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah di Mamasa, Jalur Poros Sempat Lumpuh

Berita Terbaru