Langkah Inovatif, Rutan Pasangkayu Gandeng Apotek Martajaya untuk Pelayanan Kesehatan Terbaik Bagi Warga Binaan

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Klinik Pratama Rutan Pasangkayu Kerja Sama Dengan Apotek Martajaya


Pasangkayu - Kilinik Pratama Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pasangkayu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat menjalin kemitraan strategis bersama Apotek Martajaya. Perjanjian Kerjasama ini terkait penyediaan dan manajemen Obat, Alat Kesehatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di Klinik Rutan Pasangkayu, Senin (07/02).

Dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan Warga Binaan Rutan Pasangkayu, Apotek Martajaya akan berperan sebagai kontributor utama, menyediakan pasokan obat-obatan yang esensial untuk kebutuhan kesehatan di Rutan Pasangkayu. Adanya perjanjian kerjasama ini diharapkan penanganan obat, alat Kesehatan dan BMHP di Rutan pasangkayu akan menjadi lebih efisien, terarah, dan sesuai dengan standar medis yang berlaku. 

Kepala Rutan Pasangkayu, Tisep Oven Harry menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. Selain itu, beliau juga berharap dengan adanya kerja sama ini dapat mempercepat proses pengobatan dan meningkatkan efisiensi dalam pelayanan kesehatan.

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Klinik Pratama Rutan Pasangkayu Kerja Sama Dengan Apotek Martajaya Pasangkayu - Kilinik Pratama Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pasangkayu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat menjalin kemitraan strategis bersama Apotek Martajaya. Perjanjian Kerjasama ini terkait penyediaan dan manajemen Obat, Alat Kesehatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di Klinik Rutan Pasangkayu, Senin (07/02). Dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan Warga Binaan Rutan Pasangkayu, Apotek Martajaya akan berperan sebagai kontributor utama, menyediakan pasokan obat-obatan yang esensial untuk kebutuhan kesehatan di Rutan Pasangkayu. Adanya perjanjian kerjasama ini diharapkan penanganan obat, alat Kesehatan dan BMHP di Rutan pasangkayu akan menjadi lebih efisien, terarah, dan sesuai dengan standar medis yang berlaku. Kepala Rutan Pasangkayu, Tisep Oven Harry menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. Selain itu, beliau juga berharap dengan adanya kerja sama ini dapat mempercepat proses pengobatan dan meningkatkan efisiensi dalam pelayanan kesehatan. "Kami berusaha memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan akses yang memadai terhadap obat-obatan yang mereka butuhkan. Kerja sama dengan Apotek Martajaya akan membantu kami mencapai tujuan ini," ujar Tisep. Rutan Pasangkayu terus berupaya meningkatan pelayanan kesehatan sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan dan kesehatan para warga binaan. Langkah ini sejalan dengan komitmen Rutan Pasangkayu untuk terus memperbaiki dan meningkatkan layanan publik. Sementara itu, secara terpisah, Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Marasidin mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran Rutan Pasangkayu. “Sehingga melalui Pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi dampak terhadap peningkatan kinerja di jajaran Kanwil Kemenkumham Sulbar” tutup salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu.

Pasangkayu – Kilinik Pratama Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pasangkayu Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat menjalin kemitraan strategis bersama Apotek Martajaya. Perjanjian Kerjasama ini terkait penyediaan dan manajemen Obat, Alat Kesehatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di Klinik Rutan Pasangkayu, Senin (07/02).

Dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan Warga Binaan Rutan Pasangkayu, Apotek Martajaya akan berperan sebagai kontributor utama, menyediakan pasokan obat-obatan yang esensial untuk kebutuhan kesehatan di Rutan Pasangkayu. Adanya perjanjian kerjasama ini diharapkan penanganan obat, alat Kesehatan dan BMHP di Rutan pasangkayu akan menjadi lebih efisien, terarah, dan sesuai dengan standar medis yang berlaku.

Kepala Rutan Pasangkayu, Tisep Oven Harry menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. Selain itu, beliau juga berharap dengan adanya kerja sama ini dapat mempercepat proses pengobatan dan meningkatkan efisiensi dalam pelayanan kesehatan.

“Kami berusaha memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan akses yang memadai terhadap obat-obatan yang mereka butuhkan. Kerja sama dengan Apotek Martajaya akan membantu kami mencapai tujuan ini,” ujar Tisep.

Rutan Pasangkayu terus berupaya meningkatan pelayanan kesehatan sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan dan kesehatan para warga binaan. Langkah ini sejalan dengan komitmen Rutan Pasangkayu untuk terus memperbaiki dan meningkatkan layanan publik.

Sementara itu, secara terpisah, Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Marasidin mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran Rutan Pasangkayu.

“Sehingga melalui Pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi dampak terhadap peningkatan kinerja di jajaran Kanwil Kemenkumham Sulbar” tutup salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu.

Berita Terkait

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga
Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju
Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!
Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar
Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian
Karateka Se-Indonesia Adu Prestasi di Mamuju, SDK: Generasi Muda Harus Berjiwa Juang!
Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:41 WIB

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian

Berita Terbaru