Masuki Hari Ke 4, Tim SAR Terus Melakukan Pencarian Nelayan Hilang di Pasangkayu

- Jurnalis

Minggu, 3 November 2019 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASANGKAYU, RAKYATTA.CO — Tim SAR yang beranggotakan Unsur Basarnas, BPBD Pasangkayu, Dinas Sosial, Polres Matra, Koramil Pasangkayu dan Senkom Pasangkayu terus melalukan pencarian nelayan hilang di lepas pantai laut dusun Marambeau Desa Karya Bersama, Kabupaten Pasangkayu.

Komandan Pos SAR Mamuju (Provinsi SulBar), Lettu SAR Muhammad Fathur Rachman, S.Sos., M.M. mengatakan, Hilangnya nelayan Ahmadi (Pua Katte) 37 tahun, Jenis kelamin Laki-laki Beralamat di Dusun Marambeau, desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu. Terus dilakukan pihak Basarnas yang telah memasuki hari ke empat.

“Situasi saat ini masih dalam pencarian oleh Tim dari BPBD Kab. Pasangkayu dan pihak Polres Mamuju Utara sambil menunggu Tim SAR dari Prov. Sulbar,”ujarnya.

Lanjut dikatakan, bahwa Kesimpulan awal, dimana Jarak dari lepas pantai ke tempat kejadian sekitar LK 30 mil. Dan Untuk sementara Sintel dan Unit Intel Lanal Mamuju memonitor kejadian melalui jalur koordinasi via telephone dengan agen yang berada di Kab. Pasangkayu

Adapaun kronologis kejadian sendiri, dimana sekitar Pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019, pukul +/- 21.00 wita, korban berangkat ke laut untuk memancing cumi-cumi bersama beberapa orang teman.

“Masing-masing teman membawa satu perahu. Salah satu teman korban bernama Erwin (keluarga korban) saling memberi umpan makanan untuk memancing cumi-cumi kpd korban. Di saat itu antara korban dan Erwin berpisah,”jelasnya.

Lanjut dikatakan, dan Pada hari Kamis tanggal 31 Oktober 2019 Pukul 05.30 wita, beberapa warga dari dusun Tanjung Babia melihat perahu milik korban berjalan sendiri dan mesin perahu masih menyala/berbunyi.

“Warga kemudian mendekat ke perahu dan terkejut melihat di perahu tersebut tidak ada orang. Saat itu pula mereka langsung menghubungi via telpon keluarga yang ada di dusun Marambeau dengan menyampaikan bahwa ada perahu ditemukan tapi tidak ada pemiliknya yang sedang terapung dalam kondisi mesin sedang menyala / hidup,”ungkapnya.

Ditambahkan, bahwa saat kejadian sekitar Pukul 07.00 wita istri korban langsung menghubungi keluarga dan pemerintah desa Karya Bersama berserta Camat Pasangkayu untuk mencari korban.

“Dan baru pada Pukul 08.00 wita Pihak Pemerintah setempat langsung menghubungi pihak BPBD Kab. Pasangkayu dan Tim SAR Prop Sulbar menelusuri mencari korban hilang / tenggelam,”Pungkasnya

Berita Terkait

Tiga Hari Tak Keluar Kamar, Wartawan Senior Ditemukan Meninggal di Pasangkayu
Harla Kejaksaan ke-81, Kajari Pasangkayu Sambangi IJS
Warga Diterkam Buaya Saat Cari Ikan di Pantai Pasangkayu, URC Reskrim Bergerak Cepat
Respons Cepat Aduan Masyarakat, Dishub dan DLH Pasangkayu Evakuasi Mobil Terlantar yang Diduga Picu Kecelakaan
Diduga Dipicu Cekcok Rumah Tangga, IRT di Pasangkayu Minum Racun Semut
Polemik Kapolres dan Bripda Azril Berakhir Damai, Bupati Pasangkayu: Jangan Lagi Diperbesar
Pria Ditemukan Tewas di Sungai Kuma, Polsek Sarudu Gerak Cepat ke TKP
Operasi Pekat Ramadhan di Pasangkayu: 5 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan, Satu Masih di Bawah Umur
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:32 WIB

Tiga Hari Tak Keluar Kamar, Wartawan Senior Ditemukan Meninggal di Pasangkayu

Rabu, 2 September 2026 - 16:40 WIB

Harla Kejaksaan ke-81, Kajari Pasangkayu Sambangi IJS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Warga Diterkam Buaya Saat Cari Ikan di Pantai Pasangkayu, URC Reskrim Bergerak Cepat

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:31 WIB

Respons Cepat Aduan Masyarakat, Dishub dan DLH Pasangkayu Evakuasi Mobil Terlantar yang Diduga Picu Kecelakaan

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:24 WIB

Diduga Dipicu Cekcok Rumah Tangga, IRT di Pasangkayu Minum Racun Semut

Berita Terbaru