Naskah Kuno Pamboang Ungkap Jejak Awal Pitu Ba’bana Binanga

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE — Jejak sejarah awal mula pendirian Pitu Ba’bana Binanga kembali ditelusuri melalui sebuah naskah kuno yang tersimpan di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.

Naskah tersebut menjadi perhatian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) melalui kegiatan identifikasi dan pendaftaran naskah kuno yang dilaksanakan pada Senin (5/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Perpusip Sulbar untuk mengidentifikasi, mendata, sekaligus menjaga keberadaan naskah-naskah kuno yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Sulawesi Barat.

Naskah kuno yang ditemukan di Pamboang dinilai memiliki arti penting karena memuat informasi mengenai sejarah awal mula pendirian Pitu Ba’bana Binanga. Keberadaan naskah tersebut dapat menjadi salah satu sumber informasi dalam menelusuri perjalanan sejarah serta perkembangan kehidupan masyarakat Mandar pada masa lalu.

Dalam proses identifikasi, tim Perpusip Sulbar melakukan pendataan terhadap naskah, termasuk mencatat berbagai informasi yang berkaitan dengan keberadaan dan isi naskah. Data tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses pendaftaran dan dokumentasi warisan dokumenter daerah.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat naskah kuno bukan sekadar benda peninggalan masa lalu. Di dalamnya dapat tersimpan pengetahuan, catatan sejarah, tradisi, nilai budaya hingga berbagai informasi mengenai kehidupan masyarakat yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, mengatakan pihaknya terus mendorong pendataan naskah kuno yang masih tersimpan di tengah masyarakat, termasuk naskah yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah dan kebudayaan lokal.

“Perpusip Sulbar terus mendorong pendataan naskah kuno yang masih tersimpan di tengah masyarakat, termasuk naskah yang memiliki keterkaitan dengan sejarah dan kebudayaan lokal. Melalui kegiatan ini, keberadaan naskah diharapkan dapat diketahui, terdokumentasi, dan mendapat perhatian dalam upaya pelestarian,” kata Mustari Mula.

Menurutnya, identifikasi dan pendaftaran naskah kuno di Pamboang bukan hanya menjadi bagian dari kegiatan pendataan, tetapi juga merupakan langkah untuk memperkuat perlindungan terhadap warisan intelektual masyarakat Sulawesi Barat.

Mustari menambahkan, keberadaan naskah kuno tersebut dapat menjadi sumber pengetahuan yang bernilai bagi masyarakat, peneliti maupun generasi muda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai sejarah dan kebudayaan lokal.

“Dengan semakin banyaknya naskah kuno yang teridentifikasi dan terdata, diharapkan jejak sejarah dan kekayaan budaya Sulbar dapat terus terjaga serta diwariskan kepada generasi mendatang,” tutupnya.

Upaya Perpusip Sulbar tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pelestarian arsip dan naskah kuno sebagai sumber sejarah lokal. Dengan pendataan yang semakin luas, berbagai jejak perjalanan masyarakat Mandar yang selama ini tersimpan di tengah masyarakat diharapkan dapat terus terjaga dan tidak hilang ditelan zaman.

Berita Terkait

7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan
Bapenda Sulbar Gandeng Ditlantas Polda, Bidik Potensi PKB Lewat Data NRKB
30 Nakes Sulbar Digembleng, Siap Hadapi Krisis Gizi Saat Bencana
52.329 Kasus ISPA di Sulbar, Balita dan Lansia Jadi Perhatian
Asap Karhutla Mengancam Kesehatan, Dinkes Sulbar: Waspadai Sesak hingga Nyeri Dada
Asap Tebal Selimuti Mamuju, BPBD Sulbar Imbau Warga Waspada
Asap Tebal Selimuti Pangale Mateng, BPBD Sulbar Turunkan Langkah Verifikasi
M. Natsir Pimpin Penguatan APIP, Target MCSP KPK 2026 Jadi Fokus
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:14 WIB

7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:10 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Ditlantas Polda, Bidik Potensi PKB Lewat Data NRKB

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:06 WIB

30 Nakes Sulbar Digembleng, Siap Hadapi Krisis Gizi Saat Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Asap Karhutla Mengancam Kesehatan, Dinkes Sulbar: Waspadai Sesak hingga Nyeri Dada

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Asap Tebal Selimuti Mamuju, BPBD Sulbar Imbau Warga Waspada

Berita Terbaru