Otorita IKN Gelar Forum Diskusi untuk Menggali Potensi Pariwisata IKN BALIKPAPAN — 

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 03:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALIKPAPAN — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), melalui Direktorat Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) di bawah naungan Kedeputian Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, mengambil langkah strategis dengan mengadakan _Focus Group Discussion_ (FGD). Acara ini merupakan forum diskusi yang bertujuan untuk mendorong pengembangan di sektor pariwisata di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), sebuah inisiatif untuk memperkaya pengalaman wisata dan mempromosikan keunikan lokal.

Acara yang berlangsung dari Selasa sampai Rabu (19-20 Maret 2024) di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Kalimantan Timur, dibuka oleh Direktur Budparekraf, Muhsin Palinrungi. Kegiatan ini menarik perhatian dan kehadiran dari berbagai pelaku industri pariwisata, serta Camat, Lurah, dan Kepala Desa dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menandai sebuah langkah penting dalam pengembangan pariwisata di daerah tersebut.

“Kami berharap FGD ini bisa menjadi solusi dalam pengembangan pariwisata di IKN,” ujar Muhsin Palinrungi saat membuka kegiatan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa destinasi wisata di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus segera disiapkan dan dirancang sebelum akhir tahun 2024. Ini merupakan langkah strategis menjelang pelaksanaan Pariwisata Expo, sebuah acara besar yang bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan sektor pariwisata IKN, memperkenalkan kekayaan dan potensi pariwisata lokal. Sehingga, lanjut Muhsin, akan membuat daya tarik khususnya pada budaya kuliner,destinasi wisata dan juga aksesibilitas wisata.

“Agar menjadikan pariwisata yang berkelanjutan, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di deliniasi IKN,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai perwakilan hadir untuk mempresentasikan objek wisata di wilayah mereka serta memberikan saran dan masukan untuk pengembangan lebih lanjut. Salah satunya, Camat Samboja Barat dari Kutai Kartanegara, Burhanuddin, dalam presentasinya menyoroti adanya objek wisata bernama Patin Wisambar di wilayahnya, menunjukkan potensi pariwisata yang sangat menarik untuk dikembangkan. Wisata ini merupakan contoh inovatif dan modern dari pariwisata yang dirancang untuk meningkatkan daya tarik daerah. Hal ini dicapai melalui kolaborasi strategis antara pemerintah kecamatan dan pengelola wisata, menciptakan sinergi yang memperkuat pengalaman wisata yang ditawarkan.

Objek wisata di daerah ini menawarkan beragam jenis pengalaman, termasuk Pemancingan Widuri, Batu Dinding, Lamin Etam Ambors, Agrowisata Lau Kawar, Ambora Resort, Bukit Bangkirai, dan pesona Pantai Salok Api Laut, lalu Pantai Ambalat, Ambalat Garden, Borneo Orangutan Survival, Danau Biru Margomulyo dan Agrowisata Rawalumbu, memberikan pelancong kesempatan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya dan keindahan alam setempat.

“Harapan kami melalui pengenalan ini bisa menjadi langkah awal kami untuk lebih meningkatkan lagi Pariwisata pada wilayah Samboja Barat dalam rangka menyambut IKN,” tuturnya.

Senada dengannya, Camat Sepaku dari Penajam Paser Utara (PPU), Gamaliel Abimanyu Arliandito, menekankan bahwa wilayah Sepaku kaya akan objek wisata yang berpotensi besar untuk dikembangkan. Ini tidak hanya akan memperkaya sektor pariwisata di IKN, tetapi juga akan menjadi kekuatan utama dalam mempromosikan pariwisata di wilayah tersebut.

Objek wisata yang dimaksud meliputi Gua Tapak Raja, Gua Muadak, dan Wisata Mangrove Mentawir. Khusus untuk Gua Tapak Raja, terdapat kebutuhan mendesak untuk pengembangan infrastruktur seperti listrik dan air, yang saat ini masih belum memadai.

Di sekitar area ini, terdapat danau bekas tambang yang menyimpan potensi untuk mendukung daya tarik Gua Tapak Raja. Rencananya, lokasi wisata ini akan menjadi tuan rumah bagi sebuah festival musik untuk mempromosikan wisata tersebut.

“Sehingga ini langkah awal untuk menjadikan daya tarik yang bagus. Agar Gua Tapak Raja dapat dijadikan sebagai wisata wajib untuk didatangi saat berkunjung ke IKN,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru