Pemkab Polman Belajar Pengelolaan Islamic Center di Kota Surabaya.

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2019 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN, RAKYATTA.CO — Pemerintaha Kabupaten Polman bersama pengurus masjid di tiga kecamatan menggelar kunjungan kerja ke Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis 21 November 2019.

Hal ini dilakukan Dalam rangka mewujudkan janji kerja Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar untuk mengembangkan mesjid di kecamatan menjadi Islamic Center.

Kabag Humas Dan Protokoler Pemkab Polman DR Aco Musaddad, menjelaskan, selain ikut langsung wakil Bupati Polman HM Natsir Rahmat, dalam kunjungan ini juga ikut beberapa pengurus masjid diantaranya Pengurus Mesjid al-Muttaqien Wattang Polewali, Mesjid Merdeka Wonomulyo dan Mesjid Besar Bonde Campalagian berkunjung ke Islamic Center Kota Surabaya.

“Dipilihnya Islamic Center Kota Surabaya dipilih oleh Pemkab Polman, karena Islamic Surabaya merupakan salah satu yang terbaik dalam pengelolaan,”ujar Aco Musaddad.

Lanjut dikatakan, bahwa bapak wakil bupati Polman HM Natsir Rahmat dalam sambutannya, berharap kedepannya seluruh mesjid kecamatan akan dikembangkan menjadi Islamic Center. Hal ini Mengingat jumlah mesjid di Polewali Mandar sebanyak 967 mesjid.

“Jadi dari total 967 masjid yang ada di kabupaten Polman, 16 Diantaranya akan dikembangkan menjadi Islamic Center,”jelasnya

Ia menambahkan, Islamic Center Kota Surabaya didirikan pada tahun 1974 Oleh bapak Gubernur Muhammad Nur. Islamc Center memiliki fasilitas gedung serba guna, sarana olah raga, pendidikan, perpustakaan dan wisma.

“Islamic Center Kota Surabaya dikelolah oleh pemprov Surabaya di bawah koordinasi Biro Administrasi dan Kesejahteraan Sosial Pemprop Jawa Timur,”ujarnya.

Masih kata dia, Islamic Center ini juga digunakan untuk penataran bagi ASN, seminar maupun loka karya. Perda telah dikeluarkan bahwa seluruh penghasilan dari Islamic Center langsung disetor ke Pemprop Jawa Timur.

“Gedung utama Islamic Center terdiri dari Hall berada di lantai 1 dengan kapasitas 2000 orang. gedungnya terdiri 3 lantai. Pada lantai lainnya digunakan untuk kantor Baznas, Dewan Mesjid Indonesia LPTQ, FKUB, BKPRMI, LPPD dan lain-lain. Selain itu fasilitasnya juga dilengkapi wisma yang dipersewakan,” tutupnya.

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Tebar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB