Penanganan Wilayah Kritis Harus Dilakukan Secara Komprehensif

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2019 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA.CO — Pelaksanaan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPD DAS) tingkat Provinsi Sulawesi Barat dilakukan di Instalasi Karantina Hewan kelas II Mamuju, Desa Botteng, Jumat, 29 November 2019.

Pelaksanaan ditandai dengan pelepasan balon , penanaman pohon secara simbolis dan penyerahan bantuan bibit kepada masyarakat yang dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Sulbar, M.Natsir. Tahun ini mengusung “Pulihkan Lahan, Pembangunan Masa Depan”.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Natsir membacakan sambutan seragam Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Disampaikan, Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) pertama kali dicanangkan pada tahun 2018 yang diinisiasi oleh Kementerian LHK dan masyarakat . Gerakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam memulihkan hutan dan lahan untuk penyelamatan sumberdaya air, produktivitas lahan, perubahan iklim dan pencegahan bencana hidrometeorologi. GNPDAS merupakan pengembangan atas agenda tahunan penanaman pohon pada kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dengan perspektif yang lebih luas yaitu pemulihan lahan kritis di hulu DAS.

Masih kata Natsir, hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI, bahwa penanganan wilayah kritis harus dilakukan secara komprehensif dengan prinsip keterpaduan pekerjaan penanaman, sipil teknis, dan teknik pembibitan, serta mengaktifkan semua unsur/elemen dan partisipasi masyarakat.

” Penanganan wilayah kritis harus menghasilkan perubahan, membangun kesempatan kerja dan mengatasi kemiskinan selain mengatasi permasalahan lingkungan. Mari kita bersama-sama mengsingkrongkan/memparalelkan, program pusat dengan daerah ini agar bisa memberikan efek yang luar biasa didalam perekonomian masyarakat kita,” sambungnya.

Ia juga mengatakan, untuk di wilayah kabupaten, diperlukan koordinasi, dan membangun kemitraan dengan pemerintahan kabupaten, karena sesungguhnya pemerintah provinsi itu hadir di tengah- tengah penyelenggara kehidupan di pemerintahan kabupaten.

Laporan panitia/ Kepala Dinas Kehutanan Sulbar, Fakhruddin mejelaskan, bahwa sebagai langkah awal , panitia GNPDAS Provinsi Sulawesi Barat bersama anggota Korem 142/Tatag pada tanggal 23 Nopember 2019 telah melaksanakan upaya pemulihan DAS dengan menanam kurang lebih 600 bibit pohon jenis kemiri dan coppeng di lokasi areal terbuka Desa Rangas Kecamatan Simboro. Selain itu, panitia GNPDAS juga menyediakan bibit jenis kehutanan sebanyak 200 batang , yang terdiri dari bibit mahoni sebanyak 50 batang, 50 batang bibit tanjung 50 batang glodokan, dan secara simbolis 50 batang buah-buahan , dari jumlah yang akan di tanam sebanyak kurang lebih 950 batang, terdiri dari 500 batang durian, 250 batang manggis, 100 batang mangga , dan 100 batang coppeng .

“Di dua tahun yang lalu , kita sudah meluaskan agenda penanaman ini, menjadi suatu gerakan nasional dalam rangka pemeliharaan daerah aliran sungai,” kata Fakhruddin

Kepala BPDASHL Lariang Mamasa, Abdul Halim Majid mengatakan , untuk kegiatan rehabilitasi Hutan dan Lahan tahun 2019 , tersebar di beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Barat. Jenis kegiatannya adalah rehabilitasi dalam kawasan, hutan kota, penanaman mangrove, penanaman KBR, bantuan bibit Produktif, bantuan bibit tanaman kayu-kayuan dan MPTS, dan lain-lain. Untuk kawasan tahun 2019 di kawasan Provinsi Sulawesi Barat telah melaksanakan rehabilitasi seluas 2.000 hektar yang tersebar di Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Majene, dan Kabupaten Polewali Mandar.

Abdul Halim juga menyebutkan, bahwa bantuan bibit produktif tahun 2019 sebanyak 116.375 batang terdiri dari Mangga 16.000 batang , Durian 54.500 batang , Manggis 14.500 batang , Rambutan 16. 200 batang , Pala 15.176 batang dan untuk bantuan bibit persemaian permanen Tahun 2019 sebanyak 700.000 batang terdiri dari Rambutan 15.000 batang, Sengon Laut 120.000 batang, Ketapang kencana 20.000 batang , Kemiri 10.000 batang, Jati putih 25.000 batang, Mahoni 320.296 batang, Jabon merah 115.000 batang, Cempaka/Uru 74.704 batang.

Selain Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Natsir, Kepala Dinas Kehutanan Sulbar, Fakhruddin juga turut hadir para Forkompimda Sulbar, unsur vertikal para unsur instansi lingkup Sulbar, pengurus PKK, DWP Persatuan dan undangan lain.(ilham)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Kasat Binmas Bersama Bhabinkamtibmas Salurkan Paket Daging Kurban Secara Door to Door
Polresta Mamuju dan Polsek Jajaran Tebar Kepedulian Melalui Daging Kurban Idul Adha 1447 H
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:48 WIB

Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:43 WIB

Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla

Berita Terbaru

Advertorial

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:51 WIB

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB