Polda Maluku Pastikan Tambang Emas di Pulau Buru di “Tutup”

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2020 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku, Kombes Polisi Mohamad Roem Ohoirat

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku, Kombes Polisi Mohamad Roem Ohoirat

AMBON — Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku, Kombes Polisi Mohamad Roem Ohoirat, memastikan aktivitas penambangan di perut Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku di pastikan di tutup untuk umu. Hal ini menyusul adanya salah satu pemberitaan di media Online tanggal 17 April 2020 dengan judul “Corona Mewabah, Penambang Liar Bobol Tambang Emas Pulau Buru”

“Dalam pemberitaan tersebut juga menuliskan tentang kawasan pertambangan emas Gunung Botak itu, sebelumnya telah ditutup di masa mantan Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, pada 2018 lalu. Namun tambang emas yang berlokasi di Dusun Wamsait itu kembali dibobol para penambang liar alias illegal tersebut,”Kata Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat.

Berdasarkan pemberitaan tersebut, Kata Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat, disampaikan bahwa tambang emas liar di gunung botak ditutup tahun 2018.

“Sampai saat ini Polda Maluku tetap berkomitmen bahwa PETI di gunung botak tetap ditutup hingga ada solusi / kebijakan dari Pemerintah lebih lanjut,”Ujarnya.

Sejak dinyatakan ditutup, Kata Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat, Polda Maluku dan Polres Buru mendirikan Pos Pam di lokasi gunung tersebut hingga saat ini. Walau dirinya mengakui bahwa terbatasnya jumlah anggota pengamanan dibandingkan dengan luasnya areal gunung botak menyebabkan ada penambang yang memanfaatkan kondisi ini untuk masuk melakukan penambangan secara sembunyi-sembunyi melalui jalur tikus.

“Harus kita akui dengan keterbatasan personil dan luar wilayah yang ada sehingga banyak oknum-oknum, yang masuk melakukan penambangan secara sembunyi-sembunyi melalui jalur tikus dan ini sudah kita tindak lanjuti,”Ucapnya.

Perwira melati tiga di pundak ini menambahkan, Pada tahun 2019 Polda Maluku dan Polres Buru telah melakukan penangkapan terhadap para penambang yang berusaha masuk kembali ke gunung botak sebanyak 35 tersangka dalam 17 kasus/perkara dan sudah berproses di Pengadilan.

“Sementara belum lama ini tepatnya pada tanggal 16 April 2020, Polres Pulau Buru kembali menangkap 5 Orang dan sekarang ditetapkan sebagai tersangka. Dari hal-hal tersebut diatas, disampaikan bahwa kawasan Gunung Botak hingga saat ini ditutup dan dijaga oleh aparat Kepolisian,”Jelasnya.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru