Polisi Tak Boleh Bergaya Hidup Mewah, Rupanya Begini Keseharian Kapolres Polman

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2019 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN, RAKYATTA.CO — Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, menyambut baik Imbauan Kapolri yang tertuang dalam surat telegram bernomor ST/30/XI/HUM 3.4/2019/DIVPROPAM tanggal 15 November 2019. Dimana Polisi diminta tak boleh bergaya hidup mewah.

Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai, yang dimintai tanggapannya, mengatakan, apa yang disampaikan Bapak Kapolri Jenderal Pol Idham Azis untuk para Jajaranya sangatlah tepat.

Menurutnya dimana polres Polman sendiri diakuinya sejak dirinya menjabat selaku Kapolres telah memerintahkan jajarannya untuk tidak berprilaku hidup mewah serta menonjolkan apa yang mereka miliki.

“Kalau Polres Polman sudah sejak lama melaksanakan, dan memang betul apa yang di sampaikan bapak Kapolri jika ingin berubah harus di mulai dari pimpinannya terlebih dahulu,” ucapnya.

Masih kata, dia, Sejak dirinya menjabat selaku Kapolres Polman, dirinya telah berkomitmen untuk bekerja melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat terlebih, ketika mampu mengayomi dan melindungi masyarakat kecil.

“Sejak jabat Kapolres saya sudah tidak pakai ajudan lagi, tidak pakai Driver (sopir) dan nomor handphone pun saya cuma satu dan ini bisa di dapatkan dengan muda dengan harapan agar masyarakat bisa lebih muda berkomunikasi langsung dengan masyarakat,”ujarnya.

Lanjut dikatakan, bahwa seorang pemimpin yang jika sudah memperhatikan masyarakat kecil, sudah pasti kita memperhatikan masyarakat kita semua. Makanya cara saya bagaimana bisa memperhatikan dari bawah dulu.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa saat ini banyak masyarakat kita selalu memandang materi dalam bergaul utamanya memandang status , pangkat dan jabatan. Kalau kita mau lihat sisi baiknya kita harus mengambil sisi baling bawah terlebih dahulu, karena bisa jadi dia tidak terkenal tapi karena dia mulia di hadapan Allah SWT maka dia terkenal ,”Ucapnya.

Ditambahkan, Kalau kita polisi sudah seharusnya melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat terlebih kita mampu mengayomi dan melindungi masyarakat kecil. Salah satu contoh diakuinya bersahabat dengan oara tukang becak yang ada di wilayahnya.

“Hampir disetiap waktu yang ada, kami di jajaran polres Polman ini selalu berbagi dengan para tukang becak yang ada dan mengundangnya sekedar makan bersama dan bersilaturahmi,” Ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis mengeluarkan sejumlah imbauan kepada seluruh anggotanya ihwal tidak bergaya hidup mewah atau menunjukkan hedonisme dalam kehidupan sehari-hari.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat telegram bernomor ST/30/XI/HUM 3.4/2019/DIVPROPAM tanggal 15 November 2019.

“Aturan dalam TR tersebut berlandaskan aturan Undang-Undang No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah No 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Kepolisian, Peraturan Kapolri No 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian, dan Peraturan Kapolri No 10 Tahun 2017 tentang Kepemilikan Barang yang Tergolong Mewah,” ujar Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui pesan teks, pada Ahad, 17 November 2019.

Dalam TR tersebut, setidaknya ada tujuh poin yang diserukan kepada seluruh anggota. Pertama, tidak menunjukkan dan memakai atau memamerkan barang mewah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

Poin kedua yaitu menjaga dan menempatkan diri pada polda hidup sederhana di lingkungan internal Polri dan publik.

“Tiga, tidak mengunggah foto atau video di media sosial yang menunjukkan gaya hidup mewah,” ujar Listyo.

Lalu yang keempat, kata Listyo, menyesuaikan norma hukum dan kepatutan, kepantasan, dengan kondisi lingkungan tempat tinggal.

Selanjutnya adalah menggunakan atribut kepolisian yang sesuai dengan pembagian dan untuk penyamarataan.

Poin enam, pimpinan dan kepala satuan wilayah dan perwira tinggi dapat memberikan contoh atau perilaku dan sikap yang baik dengan tidak memperlihatkan gaya hidup yang hedonis.

“Terakhir, akan dikenakan sanksi tegas jika ada anggota polri yang melanggar,” ucap Listyo.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru

Advertorial

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:22 WIB