Polewali Mandar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih. Melalui kegiatan Sosialisasi Penerangan Hukum dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi, jajaran Kejari bersama Pemerintah Kabupaten Polman menggelar pertemuan strategis di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa (30/9/2025).
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Andi Nursami MP, Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar Jendra Firdaus SH., MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Polman, Inspektur Inspektorat Polman, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Andi Nursami menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tekad kuat dalam mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi. Ia memaparkan tiga langkah utama yang harus menjadi fokus bersama.
“Pertama, peningkatan kapasitas dan integritas sumber daya manusia. Kedua, keterbukaan informasi serta pengawasan yang berkelanjutan. Ketiga, sinergitas antara penegak hukum dengan pengawas agar komunikasi dan koordinasi berjalan erat. Ini komitmen kita bersama demi mewujudkan pemerintahan yang bersih,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kejari Polewali Mandar melalui Bidang Intelijen menegaskan bahwa penerangan hukum merupakan agenda rutin kejaksaan di tingkat daerah. Tujuannya tidak hanya sebatas sosialisasi, tetapi juga mencerdaskan masyarakat agar semakin memahami hukum.
“Kegiatan ini adalah tanggung jawab Bidang Intelijen Kejari. Esensinya adalah mencerdaskan masyarakat agar mengenali hukum, lalu menjauhi hukuman. Dengan jargon Kenali Hukum, Jauhi Hukuman, kami berharap seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat lebih taat hukum. Terima kasih atas dukungan Bupati dan seluruh pihak hingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Melalui forum ini, Kejari Polman dan Pemkab Polman berharap tercipta kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk praktik korupsi. Sinergitas antar lembaga dan keterlibatan aktif masyarakat diharapkan mampu memperkuat budaya transparansi serta akuntabilitas di Bumi Tipalayo.










