Polman Bergerak! Kejari Gencarkan Sosialisasi Anti Korupsi

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali Mandar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih. Melalui kegiatan Sosialisasi Penerangan Hukum dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi, jajaran Kejari bersama Pemerintah Kabupaten Polman menggelar pertemuan strategis di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa (30/9/2025).

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Andi Nursami MP, Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar Jendra Firdaus SH., MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Polman, Inspektur Inspektorat Polman, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Andi Nursami menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tekad kuat dalam mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi. Ia memaparkan tiga langkah utama yang harus menjadi fokus bersama.

“Pertama, peningkatan kapasitas dan integritas sumber daya manusia. Kedua, keterbukaan informasi serta pengawasan yang berkelanjutan. Ketiga, sinergitas antara penegak hukum dengan pengawas agar komunikasi dan koordinasi berjalan erat. Ini komitmen kita bersama demi mewujudkan pemerintahan yang bersih,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Polewali Mandar melalui Bidang Intelijen menegaskan bahwa penerangan hukum merupakan agenda rutin kejaksaan di tingkat daerah. Tujuannya tidak hanya sebatas sosialisasi, tetapi juga mencerdaskan masyarakat agar semakin memahami hukum.

“Kegiatan ini adalah tanggung jawab Bidang Intelijen Kejari. Esensinya adalah mencerdaskan masyarakat agar mengenali hukum, lalu menjauhi hukuman. Dengan jargon Kenali Hukum, Jauhi Hukuman, kami berharap seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat lebih taat hukum. Terima kasih atas dukungan Bupati dan seluruh pihak hingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Melalui forum ini, Kejari Polman dan Pemkab Polman berharap tercipta kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk praktik korupsi. Sinergitas antar lembaga dan keterlibatan aktif masyarakat diharapkan mampu memperkuat budaya transparansi serta akuntabilitas di Bumi Tipalayo.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru