Polres Majene Umumkan Perkembangan Kasus Dugaan Penganiayaan di Kantor Perusda Majene

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Kepolisian Resor Majene melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) mengumumkan perkembangan penanganan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilaporkan dua pejabat tinggi Perumda.

Dimana keduanya saling lapor melapor terkait adanya perkelahian yang dilakukan keduanya pada 2 Desember 2024. Dimana kasus ini kini telah resmi memasuki tahap penyidikan.

Kedua pejabat tinggi yang terlibat cekcok hingga berujung saling pukul ini adalah Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Majene Moch Lutfie Nugraha dan Direktur Umum dan Keuangan Perumda Aneka Usaha Majene Muhammad Irfan Syarif

Insiden dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada Senin, 2 Desember 2024, sekitar pukul 10.30 WITA, di halaman Kantor Perusahaan Daerah (Perumda) Kabupaten Majene, Lingkungan Lutang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur.

Berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/B/123/XII/2024/SPKT/POLRES MAJENE/POLDA SULAWESI BARAT dan LP/B/124/XII/2024/SPKT/POLRES MAJENE/POLDA SULAWESI BARAT. Setelah laporan diterima, Satreskrim Polres Majene langsung bergerak cepat dengan melakukan serangkaian penyelidikan.

Pada 10 Desember 2024, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Majene, AKP Budi Adi, S.H., S.Sos., M.H., secara resmi mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor SP. Sidik/53/XII/RES.1.6/2024/Reskrim.

AKP Budi Adi saat ditemui diruang kerjanya pada Rabu (11/12/24) menjelaskan bahwa, peningkatan status perkara ini didasarkan pada bukti awal yang cukup untuk menduga telah terjadi tindak pidana.

Sebelumnya kedua belah pihak saling melaporkan kejadian tersebut ke Polres, sehingga keduanya sebagai pihak korban sekaligus sebagai tersangka. “Ujar AKP Budi Adi

“Kami mengimbau semua pihak untuk bersabar dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan,” tambahnya.

Selanjutnya, penyidik akan fokus pada pengumpulan alat bukti tambahan untuk memperkuat perkara. Proses ini diharapkan dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk mendapatkan kepastian hukum, sehingga memberikan keadilan bagi korban dan semua pihak yang terlibat.

Polres Majene terus menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum secara adil dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Berita Terkait

Ditlantas Polda Sulbar Kembali Bagikan Sayur Segar Gratis untuk Pengendara Tertib
Wakapolresta Hadiri Rapat Pembentukan Kota Mamuju
Mayat Pria Ditemukan di Wisma Sumber Baru Mamuju, Polisi Lakukan Penyelidikan
Bakti Kesehatan Polda Sulbar, Anak Pra Sekolah Dapat Cek Kesehatan Gratis
Polresta Mamuju Kawal 526 Jemaah Haji, Keselamatan Jadi Prioritas
Bhabinkamtibmas Polsek Mamuju Mediasi Sengketa Pegadaian dan Nasabah, Berakhir Damai
Urai Kemacetan, Ditlantas Polda Sulbar Berikan Pelayanan Terbaik di Tiga Titik Padat Kendaraan
Polda Sulbar Gandeng TVRI Siarkan Nobar Piala Dunia Legal yang Aman dan Tertib
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:14 WIB

Ditlantas Polda Sulbar Kembali Bagikan Sayur Segar Gratis untuk Pengendara Tertib

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:16 WIB

Wakapolresta Hadiri Rapat Pembentukan Kota Mamuju

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:54 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Wisma Sumber Baru Mamuju, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:55 WIB

Bakti Kesehatan Polda Sulbar, Anak Pra Sekolah Dapat Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:52 WIB

Polresta Mamuju Kawal 526 Jemaah Haji, Keselamatan Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Regional

SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:22 WIB

Hallo Polisi

Wakapolresta Hadiri Rapat Pembentukan Kota Mamuju

Rabu, 17 Jun 2026 - 19:16 WIB