PW KAMI Sulbar Gelar Diskusi Publik Pencegahan Radikalisme

- Jurnalis

Sabtu, 19 Februari 2022 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU|RAKYATTA.CO|Pimpinan Wilayah (PW) Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) Provinsi Sulawesi Barat, menggelar diskusi publik, Sabtu (19/02/22) di Warkop 89, Karema, Mamuju.

Kegiatan dengan mengangkat tema “Bersama Cegah Radikalisme, Wujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini menghadirkan 3 narasumber, yaitu Sekretaris MUI Sulbar yang juga Kabid Agama, Sosial dan Budaya Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulbar, M Sahlan, Sekretaris Badan Kesbangpol Sulbar, Suardi Mappeabang dan perwakilan Dir Intelkam Polda Sulbar, AKP Yulianus.

Ketua PW KAMI Sulbar, Ashari Rauf, mengatakan diskusi publik ini bertujuan untuk membangun persepsi dan pandangan yang sama bahwa radikalisme merupakan ancaman di tengah-tengah masyarakat.

“Dan harus diakui paham radikal itu ada. Sehingga kita harus lawan dan cegah secara bersama-sama. Peran kita semua sangatlah besar,” kata Ashari.

Melalui diskusi ini, kata Ashari, akan dapat mencerahkan dan menambah wawasan terkait upaya untuk mencegah paham radikal dan membangun komitmen untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Materi yang kita dapat ini juga akan menjadi bahan kedepan untuk menangkal paham-paham radikalisme. Tentu jajaran pengurus KAMI Sulbar bakal terus ikut aktif dalam upaya pencegahan paham-paham radikalisme di Sulbar,” harap Ashari.

Saat menyampaikan materi, Kabid Agama, Sosial dan Budaya Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme Sulbar, M Sahlan mengatakan, sejauh ini pihaknya terus melakukan upaya pencegahan gerakan radikal di Sulawesi Barat, utamanya memberikan literasi terkait bahaimana bijak bermedia sosial.

“Itulah pentingnya saring sebelum sharing agar gerakan radikalisme dan terorisme yang melalui informasi hoaks tidak dicerna mentah-mentah oleh masyarakat. Untuk bisa kita keluar dari paham radikal, kita harus memiliki wawasan kebangsaan yang harus dibungkus dengan literasi keagamaan dan bijak dalaM bermedia sosial,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Sulbar, Suardi Mappeabang mengatakan, radikalisme dan terorisme kerap terjadi lantaran terletak pada pandangan intrepretasi yang mengundang berbagai reaksi dari sebuah peristiwa terorisme yang memecah persatuan bangsa.

“Biasanya itu karena adanya pandangan berbeda, dan pemikiran yang bisa menciderai kesatuan, merasa paling benar. Mereka ini sengaja memainkan issu keagamaan. Olehnya itu kita tidak boleh terlalu mudah terhasut oleh cara-cara berfikir radikal, apalagi mereka biasanya menggunakan agama sebagai alat untuk melancarkan kegiatannya,” tegasnya.

Demikian pula AKP Yulianus yang mewakili Dir Intelkam Polda Sulbar. Dia mengatakan, pihaknya sangat intens melakukan pencegahan dan pemantauan terhadap potensi-potensi gerakan radikal di Sulawesi Barat.

“Masalah radikalisme benar adanya, gerakan-gerakan seperti ini melakukan kegiatannya secara ekstrim. Kami dari kepolisian terus memantau pergerakan-pergerakan seperti ini agar tidak memberi pengaruh kepada masyarakat di Sulbar,” katanya.

Yulianus mengaku sependapat dengan pandangan bahwa radikalisme atau terorisme sama sekali tidak ada pada agama apapun.

“Saya sependapat bahwa aksi radikalisme dan terorisme tidak ada di agama manapun. Smeua agama mengajarkan kasih sayang dan kebaikan. Tapi bahwa radikalisme itu ada, iya. Olehnya kita semua memiliki tugas untuk mencegah dan melawannya secara bersama-sama,” tutupnya.

Berita Terkait

Bangunan Wisata Pantai Malauwa Ludes Terbakar, Damkar Mamuju Berjibaku Padamkan Api
Cegah Kelangkaan BBM, Polresta Mamuju Terjunkan Personel ke Sejumlah SPBU
SPBU 74.915.07 Simboro Mamuju Pastikan Pelayanan BBM Berjalan Normal, Masyarakat dan Kendaraan Tetap Terlayani
Aksi Humanis SPBU Simboro, Pengendara yang Antre BBM Dapat Masker Gratis
Widya Lestari Raih Juara II Nasional, Harumkan Nama Sulbar di Muktamar BKMT
Bantuan Pangan Beras Disalurkan di Binanga, Total 1.929 Kg untuk 643 Penerima
Antrean BBM, SPBU Simboro Beri Makanan Gratis kepada Pengendara
MUC Taman Karema Resmi Diluncurkan, Jadi Titik Balik Kebangkitan UMKM di Mamuju
Berita ini 32 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Bangunan Wisata Pantai Malauwa Ludes Terbakar, Damkar Mamuju Berjibaku Padamkan Api

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Cegah Kelangkaan BBM, Polresta Mamuju Terjunkan Personel ke Sejumlah SPBU

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:03 WIB

SPBU 74.915.07 Simboro Mamuju Pastikan Pelayanan BBM Berjalan Normal, Masyarakat dan Kendaraan Tetap Terlayani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Aksi Humanis SPBU Simboro, Pengendara yang Antre BBM Dapat Masker Gratis

Jumat, 25 September 2026 - 20:10 WIB

Widya Lestari Raih Juara II Nasional, Harumkan Nama Sulbar di Muktamar BKMT

Berita Terbaru