Rapat Turun Sawah Matakali: Distanpan Polman Gaungkan Semangat Gotong Royong Menuju Swasembada Pangan

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) menghadiri Rapat Turun Sawah Tingkat Kecamatan Matakali yang digelar di Desa Barumbung, Selasa (21/10/2025). Agenda tahunan ini menjadi penanda dimulainya Musim Tanam Rendengan Oktober–Maret Tahun 2025/2026 sekaligus ajang memperkuat kolaborasi antar-stakeholder pertanian.

Mengusung tema “Dengan Semangat Gotong Royong, Kita Tingkatkan Produksi Menuju Swasembada Pangan”, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polewali Mandar, Andi Afandi Rahman, S.T., M.Si., bersama jajaran kepala bidang, BPP Kecamatan Matakali, penyuluh pertanian, unsur pemerintah desa, Babinsa, serta kelompok tani dari berbagai wilayah di Kecamatan Matakali.

Turut hadir pula Anggota Komisi II DPRD Polman, H. Suardi, yang menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“Pertanian adalah sektor strategis yang harus terus didorong. Dengan sinergi antara pemerintah dan petani, kita bisa mencapai kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar H. Suardi.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Pangan, Andi Afandi Rahman, menekankan bahwa kegiatan turun sawah bukan sekadar simbol dimulainya musim tanam, melainkan momentum penting memperkuat kebersamaan antara pemerintah, penyuluh, dan petani.

“Turun sawah adalah wujud nyata sinergi. Dengan semangat gotong royong, kita bisa memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar memastikan kesiapan lahan, ketersediaan benih unggul, efisiensi penggunaan air irigasi, dan distribusi pupuk berjalan optimal agar hasil panen meningkat signifikan.

Selain menjadi forum arahan, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi antara penyuluh pertanian dan kelompok tani untuk membahas tantangan lapangan seperti pengendalian hama serta strategi penyaluran sarana produksi pertanian.

Distanpan Polman menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi petani melalui penyuluhan, bimbingan teknis, dan penyediaan sarana pertanian yang tepat sasaran. Dengan kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong, Kabupaten Polewali Mandar optimis mampu mencapai swasembada pangan berkelanjutan dan menjadi daerah penopang utama ketahanan pangan Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru