POLEWALI MANDAR – Suasana di Mapolres Polewali Mandar selama sepekan terakhir mendadak ramai tak seperti biasanya. Ribuan tenaga honorer, khususnya calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) lingkup Pemkab Polman, memadati halaman kantor kepolisian untuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Puncaknya terjadi pada Jumat (19/9/2025), ketika antrean panjang pemohon SKCK terlihat mengular hingga ke luar area pelayanan. Para honorer ini rela menunggu hingga malam demi mendapatkan dokumen penting yang menjadi syarat pemberkasan daftar riwayat hidup, sebagaimana ditentukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 22 September 2025 mendatang.
Tingginya volume pemohon membuat Polres Polman menerapkan sistem pelayanan secara berkelompok. Hal ini dilakukan agar proses verifikasi dan penerbitan dokumen berjalan lebih cepat serta mengurangi potensi penumpukan.
“Sejak beberapa hari terakhir, pemohon SKCK didominasi tenaga honorer yang akan ikut pemberkasan P3K. Kami upayakan pelayanan maksimal, meski harus berlangsung hingga malam hari,” ungkap salah satu petugas pelayanan SKCK.
Antusiasme para honorer ini mencerminkan besarnya harapan mereka untuk segera beralih status menjadi P3K dan memperoleh kepastian hukum dalam bekerja. Pemerintah daerah juga disebut ikut memantau proses administrasi agar seluruh tenaga honorer bisa terlayani tepat waktu.
Dengan sisa waktu yang semakin mepet menuju batas akhir, lonjakan pemohon SKCK diperkirakan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Penulis : Aco Mappinawang










