Temui Bupati Andi Ibrahim Masdar, HMI Polman Minta Copot Kapus Campalagian

POLMAN — Bupati Polman H Andi Ibrahim Masdar menerima kunjungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabag Polewali Mandar, Selasa 27 September 2022, bertempat di Taman Harmoni Kantor Bupati Polewali Mandar, Jalan Manunggal, Kelurahan Pekkabata, Kabupaten Polman

Usai bertemu orang nomor satu di lingkup pemkab Polman, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabag Polewali Mandar Muhammad Ridwan, mengatakan, dalam pertemuan tersebut bersama Bupati Polman H Andi Ibrahim Masdar kami dari HMI mendorong untuk segera mencopot kepala Puskesmas Campalagian berdasar kepada kelalaian dilakukan yang mengakibatkan di tandunya salah satu warga yang meninggal dunia yang mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati yang begitu rendah.

Selain itu, Dalam pertemuan tersebut juga kami jua serta beberapa laporan yang masuk dari aduan masyarakat mengenai pelayanan yang tidak maksimal dan tidak transparansinya pengelolaan anggaran yang ada di PKM Campalagian sebagaimana mana yang di adukan oleh nakes di PKM Campalagian. Serta kita Ketahui bersama dugaan penyalahgunaan insentif covid 19 yang kini telah di tangani oleh pihak APH. Serta sebelumnya kita ketahui bahwa kepala puskesmas Campalagian sudah pernah di presure oleh nakesnya dan sampai di pindahkan, hanya saja beberapa tahun sesudahnya kembali di tempatkan di Campalagian.

“Tentu ini dasar – dasar yang harus serius di pertimbangkan oleh bupati untuk segera mencopot kapala puskesmas. Dan kami sudah mengantongi jawaban bupati yang tentu kami harap konsisten menjalankannya,”Ujar Muhammad Ridwan

Dari hasil dialog itu, Kata Muhammad Ridwan, Bupati Polewali berjanji akan segera melakukan proses untuk menindaklanjuti aspirasi yang kami bawakan yaitu melakukan pencopotan. Dan pasti kami akan terus berdiri di garda terdepan ketika apa yang kami aspirasikan tidak di penuhi.

“Kami juga dalam dialog tersebut mendorong untuk terus melakukan perbaikan dari segi pelayanan dan pengadaan ambulance yang ada di Campalagian dan isu-isu aktual yang menjadi keluhan masyarakat seperti pembangun jalan lenggo dan menekan efek inflasi daerah serta memperhatikan tenaga sukarelawan yang ada di PKM yang tak lolos seleksi PPPK dan menkaji ulang renca pembabungan bandara yang tak punya alas RTRW yang jelas,’Ungkap Muhammad Ridwan.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *