Terkait Pemukulan Oknum Mahasiswa, Ini Penjelasan Kapolres Majene

- Jurnalis

Kamis, 7 Oktober 2021 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene, Rakyatta.co – Menyikapi kejadian aksi mahasiswa (Kader HMI) di depan Kantor Bupati tempo lalu yang sempat mengakibatkan gesekan dengan petugas dan berujung pada pemukulan yang dilakukan oleh oknum mahasiswa kepada petugas.

Di depan awak media, Kamis (7/10/21) di Aula Mapolres, Kapolres menjelaskan saat ini pihaknya telah melakukan penahanan kepada tiga oknum terduga kasus pemukulan saat aksi di Kantor Daerah tepatnya 30 September 2021 lalu berdasarkan bukti kuat baik melalui keterangan saksi, rekaman vidio, hasil visum dan pendukung lainnya.

Kejadian tersebut berawal, lanjut Kapolres saat petugas hendak membuka jalan dan menghalangi mahasiswa membakar bang di badan jalan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan menghambat arus lalu lintas, tiba-tiba oknum mahasiswa melakukan pemukulan kepada petugas.

Yang lebih miris kata Kapolres, petugas yang di pukuli saat berlari dan terjatuh ke got bahkan masih pula dihujani pukulan dari para oknum, terang Kapolres.

Atas perbuatannya tersebut para oknum dijerat dengan pasal 170, 351 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

Saat ditanya tentang idealnya saat melakukan aksi, Kapolres mengatakan setiap orang berhak menyampaikan pendapat, bebas namun tentu harus mengacu pada perundang-undangan tidak melakukan perbuatan yang anarkis.

Kami jujur menyayangkan aks tersebut kami datang utuk mengamankan kenapa justru kami diperlakukan demikian.

Sementara itu, terkait tudingan balik bahwa ada juga oknum Polisi yang melakukan pemukulan, Kapolres Menjelaskan jika memang benar kenapa belum ada yang datang melapor hingga hari ini.

Untuk itu, pihaknya berpesan sebagai kaum intelektual silahkan melakukan unjuk rasa menyampaikan pendapat namun demikian harus berdasarkan perundang-undangan yang berlaku tertiblah berunjuk rasa jangan malah sebaliknya melakukan tindakan anarkis apalagi kepada petugas yang notabenenya menjamin keamanan keselamatan para mahasiswa.

Terlebih lagi jika kita mengacu pada aturan, aksi yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa sudah menyalahi aturan dimana surat pengajuan aksi baru dilayangkan ke Polres 1 jam sebelumnya.

Tak hanya itu di media sosial ada juga oknum mahasiswa yang memviralkan yang menggunakan kata diksi yang menurut saya sangat menghawatirkan sebagai masyarakat Sulbar, diksinya adalah “Serang, Perang lalu terang”.

Namun demikian kami telah memerintahkan untuk melakukan penyelidikan kepada oknum yang menyebar di media sosial untuk mengetahui apa niatnya yang justru memperkeru suasana karena kita berada di negara hukum.

Bersamaan itu, pihaknya berharap adik-adik HMI jangan ada yang mau di provokasi atau di susupi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok yang justru membuat suasana di Majene ini tidak tertib dan damai, tandasnya.

Berita Terkait

Bupati Majene Jemput Program Kampung Nelayan 2027, Bantuan Kapal dan Koperasi Nelayan Jadi Fokus
Bupati Majene Usulkan RS Pendidikan dan Peningkatan RS Pratama ke Kemenkes
Bupati Majene dan Kepala Daerah Sulbar Temui Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
Bupati Majene Apresiasi Deretan Prestasi Pelayanan Puskesmas Sendana
Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait
Temui Kemdiktisaintek, Forum Profesor Sulbar dan Pemda Majene Perkuat Perjuangan Pendirian Politeknik
Karyawan BRI Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Piket Fungsi dan Unit Reaksi Cepat Reskrim Polres Majene Lakukan Olah TKP
Jelang Peresmian, Ketua DPP IJS Sulbar Kunjungi Sekretariat IJS Majene
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:50 WIB

Bupati Majene Jemput Program Kampung Nelayan 2027, Bantuan Kapal dan Koperasi Nelayan Jadi Fokus

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:33 WIB

Bupati Majene Usulkan RS Pendidikan dan Peningkatan RS Pratama ke Kemenkes

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:01 WIB

Bupati Majene dan Kepala Daerah Sulbar Temui Kemenkes, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:16 WIB

Bupati Majene Apresiasi Deretan Prestasi Pelayanan Puskesmas Sendana

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:02 WIB

Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait

Berita Terbaru

Mamuju

Pemkab Mamuju Matangkan Pembentukan Kota Mamuju

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:08 WIB