Setahun Terbengkalai, Proyek PAMSIMAS Disorot Warga

- Jurnalis

Minggu, 20 Maret 2022 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyatta.co, Majene — Belum cukup setahun, proyek air minum dan sanitasi masyarakat ( Pamsimas ) yang ada di desa Maliaya kec. Malunda, kab. Majene provinsi Sulbar, tidak bisa difungsikan oleh warga yang disebabkan oleh saluran pipa kerumah warga mengalami kerusakan pada beberapa titik.

Proyek yang berlokasi di dusun Maliaya Utara tersebut diketahui terbengkalai sejak beberapa bulan dibangun. Warga sekitar menyampaikan bahwa proyek ini tidak bisa difungsikan oleh warga karena saluran pipa mengalami banyak kerusakan.

Proyek ini dibangun sejak tahun 2021, namun sampai sekarang tidak dapat berfungsi. Hal tersebut nampak jelas  tertulis pada bak penampungan air bertuliskan “PAMSIMAS III, HKP 2021
KKM Buyung Darong, Desa Maliaya.”

Proyek yang dibangun pada tahun 2021 ini setiap saat mengancam keselamatan warga karena kabel listrik yang terpasang menuju bak penampungan air hampir menyentuh permukaan air sungai.

Bukan hanya itu, saluran pipa menuju ke rumah warga dibuat menggantung dan melintang menyebrang sungai bersama dengan kabel listrik.

Saat media ini turun ke lokasi, kuat dugaan bahwa pihak pengelolah proyek, dinilai  melakukan unsur  kelalaian dalam proses pembangunan proyek tersebut, karena tidak dirancang dengan baik.

Salah seorang warga dusun Maliaya Utara ( Ys ) menyampaikan bahwa proyek tersebut, akan dapat mengancam keselamatan warga, jika tidak ada perhatian dari dinas terkait sebab kabel listrik yang melintang biasa tersapu air sungai saat musim hujan tiba.

“Bagaimana bisa mengalir pak, pipanya saja patah karena digantung begitu, otomatis jika air mengalir dari pipa, pasti jatuhnya ke sungai. “ungkap seorang warga.

Hasil pantauan media ini  dilokasi, bahwa proyek Pamsimas tersebut tidak memberikan manfaat terhadap warga sekitar, sebab kondisi material bangunan banyak mengalami kerusakan.

“Coba Ki liat ini kabel proyek pak. Kalau air sungai meluap, biasa kabelnya tersapu air sungai. Sehingga sangat membahayakan warga kalau pihak pengelolah tidak segera melakukan perbaikan.”Ucapnya.**

Berita Terkait

MUKERWIL I BPW KKSS SULBAR 2026: Perkuat Sinergi Warga KKSS Menuju Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera
Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

MUKERWIL I BPW KKSS SULBAR 2026: Perkuat Sinergi Warga KKSS Menuju Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolres Mamasa Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Piala Dunia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:42 WIB