SDK Sebut Aksi Demo BEM SI, Bukti Turunnya Kepercayaan Publik Pada Presiden

- Jurnalis

Sabtu, 9 April 2022 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – BEM Seluruh Indonesia rencananya akan menggelar aksi demo 11 April 2022. Dikutip dari berbagai media, aksi mahasiswa itu karena mereka menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak serius menolak wacana jabatan 3 periode.

Demo itu juga merupakan momen 14 hari setelah waktu yang diberikan kepada Presiden untuk menjawab enam tuntutan yang BEM Seluruh Indonesia berikan pada tanghal 28 Maret 2022 lalu.

Anggota DPR RI Suhardi Duka (SDK), menilai, rencana demo 11 April oleh BEM Seluruh Indonesia itu hal biasa di negara demokrasi.

“Tentu diharap agar demo tidak anarkis dan melanggar hukum, karena Indonesia pun negara hukum. Untuk itu, pihak pengamanan agar dapat menahan diri untuk tidak bertindak keras, baiknya saling menghargai,” tuturnya melalui WhatsApp Massanger, Sabtu (09/04/2022).

Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar ini menambahkan, isu sentral demo adalah soal harga BBM dan wacana masa jabatan presiden yang akan diperpanjang menjadi 3 periode.

“Ini isu yang cukup liar. Walaupun selama ini pak Jokowi sudah menegaskan tidak ingin masa jabatannya diperpanjang, tapi tingkat kepercayaan publik mulai menurun. Dan rencana demo itu merupakan bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap presidennya turun,” kata legislator RI dapil Sulawesi Barat ini.

Harga BBM yang naik begitu besar disaat kondisi publik masih pandemi, juga harus disikapi dengan cerdas.

“Baiknya Pertamina jangan tarik untung dulu dari harga BBM ini,” katanya.

Ditanya apakah tuntutan demo akan mengerucut pada desakan agar presiden mundur dari jabatannya, SDK mengatakan bahwa hal itu bergantung penanganan pemerintah dalam mengolah isu dan demo.

“Tapi menurut saya, konstitusi jelas bahwa masa jabatan presiden dalam 1 periode adalah 5 tahun. Tidak baik kalau berhenti sebelum selesai,” kuncinya.(*)

Berita Terkait

MUKERWIL I BPW KKSS SULBAR 2026: Perkuat Sinergi Warga KKSS Menuju Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera
Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat
Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat
Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Satreskrim Polresta Mamuju Tangkap Dua Terduga Pelaku Kasus Pengeroyokan Aktivis Vendetta
Pastikan Karhutla Tidak Meluas, Tim Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli di Bukit Lambagu
Antisipasi Kebakaran Susulan, Gabungan Polresta Mamuju, Dalkarhut dan BPBD Sulbar Patroli ke Lokasi Karhutla
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

MUKERWIL I BPW KKSS SULBAR 2026: Perkuat Sinergi Warga KKSS Menuju Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:55 WIB

Putusan Mahkamah Partai Belum Final, Rudi Tempuh Gugatan ke PN Jakarta Pusat

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Senin, 1 Juni 2026 - 13:31 WIB

Wakil Ketua DPRD Majene Apresiasi Keberhasilan Program MBG, Dinilai Berdampak Positif bagi Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Polresta Mamuju Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolres Mamasa Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Piala Dunia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:42 WIB