Pembentukan AKD DPRD Mamuju Ditunda

- Jurnalis

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA.CO — Rapat pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kabupaten Mamuju berlangsung alot. Hal ini dikarenakan banyaknya instruksi yang mewarnai rapat tersebut.

Rapat yang dilaksanakan di ruang Aspirasi kantor DPRD Mamuju, Jumat (25/10/19) itu berlangsung sejak pukul 13.00 Wita hingga malam hari tidak dapat menemui titik sepakat terkait penetapan beberapa pimpinan AKD sehingga peserta rapat bersepakat untuk menunda rapat tersebut.

Untuk sementara DPRD Mamuju baru menetapkan pimpinan dan anggota Badan Kehormatan dan Komisi I, sehingga masih menyisahkan penetapan letua dan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapenperda), Komisi II dan III.

Anggota DPRD Mamuju dari Partai NasDem, Malik Ballako mengatakan banyaknya kepentingan untuk menduduki posisi ketua dan kurangnya peserta yang hadir menjadi penyebab alotnya rapat sehingga tertunda.

“Dalam melihat kondisi tentunya kita berkepentingan semua dalam pimpinan suatu AKD, tentunya teman-teman mempertahankan pendapatnya untuk menjadi pimpinan,” kata Malik.

“Tidak ada sebenarnya menghambat, cuman jika kita akan melanjutkan, ini akan menjadi persolan. Kita akan melanjutkan penetapan Bapenperda, sementara komisi-komisi yang lainkan tidak ada orangnya. Oleh karena itu kita tunda dulu rapat ini sampai menunggu undangan,” sambung Malik.

Sementara itu, Ketua DPRD Mamuju, Azwar Ashari Habsi juga sependapat dengan Malik, menurutnya seluruh fraksi yang ada tentu ingin anggotanya menajdi ketua AKD.

“Tentu masing-masing mau jadi ketua AKD dari seluruh fraksi. Jadi itu yang bikin alot,” ujar politisi yang akrab disapa Ari itu.

Lanjut Ari, untuk mekanisme penentuan pimpinan AKD, peserta rapat bersepakat untuk menggunakan sistem voting sesuai dengan keinginan seluruh peserta.

“Mekanisme pemilihannya melalui voting, karena memang keinginan forum untuk voting. Bisa musyarawarah tetapi demi menghargai keinginan rekan-rekan kami di DPRD karena kami kolegal kolektif,” jelas Ari.

Ari juga mengatakan, pemilihan voting dalam penentuan ketua AKD untuk menghindari adanya kesalahpahaman yang nantinya akan mempengaruhi kinerja anggota dewan.

“Tentu kita harus saling menghargai jangan karena AKD ini mencedrai kita selama berlembaga selama lima tahu, jadi kita memberikan ruang yang sebesar-besarnya kepada semua calon untuk mengajukan diri sebagai kandidat,” tutup Ari.

Berita Terkait

Hanura Sulbar Solid, Andi Dody Hermawan Pimpin DPD Secara Aklamasi
AHY Tegaskan Demokrat Sulbar Harus Solid Menuju Kemenangan 2029
Demokrat Siap Terbitkan Rekomendasi Wagub Sulbar, SDK Sebut Kandidat dari Polman
Sekjen DPP Apresiasi Musda Demokrat Sulbar 2026, Sejumlah Tokoh Gabung Perkuat Barisan SDK
Musda V Demokrat Sulbar, Sejumlah Tokoh Gabung Partai
Demokrat Mamuju Ditarget Tambah Kursi, SDK Bidik 200 Ribu Suara di Pemilu 2029
Kunjungi DPC Mamuju, Sekjen Demokrat Tegaskan Penguatan Struktur Partai Hingga Grassroot
Sekjen Demokrat Kunjungi DPC Mamuju, SDK Target Tambah Kursi dan 200 Ribu Suara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:05 WIB

Hanura Sulbar Solid, Andi Dody Hermawan Pimpin DPD Secara Aklamasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:41 WIB

AHY Tegaskan Demokrat Sulbar Harus Solid Menuju Kemenangan 2029

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Demokrat Siap Terbitkan Rekomendasi Wagub Sulbar, SDK Sebut Kandidat dari Polman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:34 WIB

Sekjen DPP Apresiasi Musda Demokrat Sulbar 2026, Sejumlah Tokoh Gabung Perkuat Barisan SDK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:48 WIB

Musda V Demokrat Sulbar, Sejumlah Tokoh Gabung Partai

Berita Terbaru

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB