Juara 4 LKS Tingkat Nasional, SMK Kehutanan Mamasa Harap Perhatian Pemerintah

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2019 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA, RAKYATTA.CO — SMK Kehutanan Mamasa yang kampusnya terletak di Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat keluar sebagai Juara Harapan 1 (Juara 4) pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Kehutanan yang diikuti oleh 31 SMK Kehutanan dari seluruh Indonesia, yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta (15/11) lalu.

Sesuai keterangan Ardialan. PB, S.Hut., guru pendamping SMK Kehutanan Mamasa, LKS ini merupakan ajang pengujian atau pembuktian kompetensi siswa SMK Kehutanan yang mencakup pengetahuan dan keterampilan serta mendemonstrasikan kompetensi keahliannya dimana, persyaratan awal mengikuti lomba tersebut adalah siswa siswi diharuskan mempraktekkan kemampuannya dan mendokumentasikannya dalam bentuk video.

Kata Ardialan, siswa siswi SMK Kehutanan Mamasa yang terdiri dari Luther, Kurniawan, Ana, dan Jeni menjadikan Sarambu Malute sebagai objek karya mereka. Tim SMK Kehutanan Mamasa ini mengangkat promosi pemanfaatan jasa lingkungan pengelolaan objek wisata Sarambu Malute, yang berlokasi di Desa Kariango dengan akses alternatif menuju lokasi lewat jalan Lombonan.

Selain menjadi juara 4 LKS SMK Tingkat Nasional, siswa SMK Kehutanan Mamasa juga keluar sebagai juara 1 pada kegiatan Jelajah Rimba yang dilaksanakan di Balai Diklat Kehutanan Bogor dan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) di Rumpin Bogor (16/11).

Dikatakannya, prestasi yang membanggakan ini tidak hanya membanggakan nama Sekolah mereka tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Mamasa dan Provinsi Sulawesi Barat karena SMK Kehutanan Mamasa merupakan perwakilan satu-satunya dari Provinsi Sulawesi Barat.

Kepala sekolah SMK Kehutanan Mamasa, Yohana, S.Pak., berharap, kedepan agar sekolahnya mendapat perhatian khusus dari Pemda Mamasa dan Pemprov Sulawesi Barat karena telah mengharumkan nama daerah Mamasa dan Sulawesi Barat. Diakuinya, dalam mengikuti LKS ini, pengelola sekolah harus mengeluarkan biaya sendiri yang jumlahnya cukup besar demi nama baik daerah.

Selain ikut lomba, SMK Kehutanan Mamasa juga mempromosikan budaya Mamasa dengan menampilkan tari-tarian adat Mamasa pada kegiatan penutupan yang ditutup oleh Kepala BP2SDM KEHUTANAN. (Leo/MdB)

Berita Terkait

Himpunan Aktivis Mamasa Dukung Penuh Pembangunan RSUD Kondosapata, Minta Semua Pihak Kawal Proyek Secara Objektif
Poltekkes Mamuju Gencarkan Skrining Hipertensi dan Diabetes, Warga Antusias Periksa Kesehatan
HAM Soroti Absennya Ketua DPRD Mamasa Saat Pelantikan Sekwan, Laporan ke PAN Disiapkan
Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah di Mamasa, Jalur Poros Sempat Lumpuh
Kades Masoso Buka Suara, Bantah Ancam Wartawan Begini Klarifikasinya
Kades Masoso Mamasa Diduga Ancam Wartawan
Rotasi Pejabat Polres Mamasa, AKP Ilyas Jabat Kabag Ops Sejumlah Jabatan Strategis Resmi Diserahterimakan
Longsor Terjang Rumah Warga di Mamasa, Kerugian Capai Rp20 Juta
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 19:33 WIB

Himpunan Aktivis Mamasa Dukung Penuh Pembangunan RSUD Kondosapata, Minta Semua Pihak Kawal Proyek Secara Objektif

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:38 WIB

Poltekkes Mamuju Gencarkan Skrining Hipertensi dan Diabetes, Warga Antusias Periksa Kesehatan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:29 WIB

HAM Soroti Absennya Ketua DPRD Mamasa Saat Pelantikan Sekwan, Laporan ke PAN Disiapkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:47 WIB

Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah di Mamasa, Jalur Poros Sempat Lumpuh

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:43 WIB

Kades Masoso Buka Suara, Bantah Ancam Wartawan Begini Klarifikasinya

Berita Terbaru