Polres “Metro” Mamuju Dalami Penyebab Kebakaran di Pasar Topoyo Mateng

- Jurnalis

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Polres “Metro” Mamuju kini tengah mendalami hangusnya Puluhan Lapak yang ada di pasar Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) yang hangus terbakar sejak dini hari tadi atau sekitar pukul 01.15 Wita dilalap si jago merah.

Ini disampaikan langsung Kapolres “Metro” Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arva, kepada rakyatta.co, Sabtu 31 Agustus 2019.

Menurut, Kapolres, berdasarkan keterangan warga setempat dan saksi mata mengatakan, kebakaran terjadi saat pasar sudah tutup bahkan warga telah istirahat dengan lelap sehingga api baru diketahui setelah membesar dan telah melalap beberapa lapak yang ada.

“Kita sedang lidik sumber api. Dan audah ada Beberapa saksi, yang sedang diperiksa, termasuk sumber api uang diketahui sumber api pertama dirumah salah satu warga,”ujar AKBP Mohammad Rivai Arva.

Masih kata Kapolres, menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP sementara, dugaan awal terjadinya kebakaran yang di mulai adanya latar belakang keributan seseorang dengan suami sirinya. Dimana sementara percekcokan mereka akibatkan kebakaran. Namun masih diselidik kebenarannya.

“Saat ini kita sedang sedang mencari seorang laki-laki yang diduga keras pelaku pembakaran. Data sudah ada tinggal dicari dan di ambil keterangannya. Sementara alat bukti didapat masih berupa petunjuk dan masih perlu pendalaman untuk memastikan sumber api Dan pelaku,”jelas AKBP Mohammad Rivai Arva.

Kapolres menambahkan, Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja kerugian ditaksir ratus juta rupiah, dan Lanhkah kedepan akan turun labfor dari makassar untuk memastikan sumber api berasal dari mana.

“Tadi inafis polda dan polres sudah olah tkp awal, sementara di back up personil dan dibantu masyarakat sekitar melakuka. Evakuasi dan membersihkan sisa-sisa pusing kebakaran yang mana bangunan kios rata-rata terbuat dari bahan kayu dan plastik sehingga api dengan mudah menjalar dan membesar,”Tutup AKBP Mohammad Rivai Arva.

Editor: Fathir

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru