Ma’sambuk Barumbun Jadi Trend Fashion, Bupati & Wabup Terpantau Sering Tampil Dengan Trend Ini

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2020 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA, RAKYATTA.CO — Ma’sambuk Barumbun atau menggunakan sarung dengan sarung khas tenun Mamasa (sambuk barumbun) selama ini biasanya hanya digunakan oleh tokoh masyarakat atau orang-orang tua saat acara duka atau saat acara ma’randang (lamaran) atau sebagai tanda mata pemerintah kepada tamu-tamu daerah.

Namun belakangan ini ma’sambuk barumbun menjadi trend fashion semua kalangan di Mamasa bahkan Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, terpantau beberapa kali ma’sambuk barumbun dalam berbagai acara resmi daerah. Beberapa waktu lalu Presiden Jokowi juga pernah ma’sambuk barumbun.

Ma’sambuk barumbun menjadi perbincangan pemuda di Kampung Natal Tondok Bakaru beberapa waktu lalu.

Bahkan pada penutupan kegiatan Kampung Natal (6/1) Wakil Bupati Mamasa tampil menutup kegiatan dengan ma’sambuk barumbun. Wabup tidak tampil sendiri dengan trend ini, yang mendampingipun nampak ma’sambuk barumbun seperti Camat Mamasa, Abd Rahman.

Selain itu, panitia dan pengunjung Kampung Natal juga ramai dengan ma’sambuk barumbun.

Gerakan ma’sambuk barumbun ini tentu sangat berdampak positif bagi daerah Kabupaten Mamasa, selain mendorong geliat pengrajin sambuk barumbun (To ma’tannun) untuk menciptakan motif dan meningkat pendapatan perkapita mereka juga dapat menjadi daya tarik wisata di daerah ini.

Keunikannya, ma’sambuk barumbun hanya bisa dijumpai di Mamasa karena sambuk barumbun bukan merupakan produk pabrikan yang bisa didapatkan dimana saja tapi produk ini merupakan produk kearifan lokal yang pembuatannya dikerjakan secara manual (hand made).

Sangat cocok digunakan didaerah dataran tinggi untuk menghangatkan badan dari suhu dingin seperti wilayah Mamasa.

Mendukung gerakan ma’sambuk barumbun, dapat dilakukan dengan menggunakan produk lokal masyarakat Mamasa ini setiap saat dan kapan saja, baik di acara resmi yang dihelat pada malam hari maupun pada kegiatan-kegiatan agamawi seperti saat mengikuti ibadah, baik oleh kaum pria maupun wanita, baik oleh orang tua maupun pemuda dan anak-anak, baik oleh politisi maupun birokrat

Nampaknya sudah kurang KEREN jika saat berselfi atau berswafoto tanpa ma’sambuk barumbun.

Ma’sambuk Barumbun merupakan 1001 cara kita memperkenalkan Mamasa yang memang layak untuk dikunjungi.

penulis: Leo

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Tanpa Media Massa, Polisi Bersama Masyarakat Akan Buta

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:00 WIB