Penetapan Ketua DPRD Polman Sarat Dinasti? Ini Menurut Logos Politika

- Jurnalis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Fahry Fadly anggota DPRD 2024-2029 fraksi Golkar ditetapkan sebagai Ketua DPRD Polman dalam rapat paripurna DPRD Polman, Jumat, (4/10/2024).

Yang berbeda, penetapan Fahry dituding sarat dinasti mengingat Ia adalah adik ipar ketua DPD Golkar Polman, Samsul Mahmud, yang juga adalah calon bupati di Pilkada Polman 2024 ini.

Dimintai tanggapan, Direktur Logos Politika, Maenunis Amin, menyebut pro kontrak penetapan Fahry sebagai Ketua DPRD Polman hal biasa.

“Setiap partai punya internalisasi terkait hal-hal strategis. Setidaknya ada tiga hal akan mendasari keputusan partai muncul. Pertama, Konsolidasi. Kedua, mobilisasi dan ketiga, agenda politik. Inilah yang terkadang membuat mekanisme keputusan partai dinamikanya tidak kaku pada aturan normatif.” Ujar Maenunis.

Setiap partai menurutnya, menjalankan agenda politik berdasarkan proporsial kemampuan kader.

“Konsolidasi dan mobilisasi dalam menjalankan mesin politik sangat besar konsekuensi costingnya dan tidak setiap kader memilikinya. Apalagi di tahun politik seperti sekarang dimana semua partai punya agenda Pilkada. Partai harus betul-betul mampu mengelaborasi konsekuensi konsolidasi, mobilisasi dan pemenangan Pilkada sekaligus. Fahry mungkin tidak sesenior kader lainnya di Golkar, tapi secara proporsional Fahry oleh internal dianggap lebih mampu mengakomodir kebutuhan konsolidasi, mobilisasi dan pemenangan Pilkada.” Imbuh Maenunis.

Maenunis menyebut keputusan Golkar terkait penetapan ketua DPRD Polman hal lumrah terjadi di banyak partai.

“Coba dianalisa di setiap partai dalam penentuan ketua DPR atau posisi struktural partai, mayoritasnya diinternalisasi tidak normatif administratif. Sepintas kesannya sangat dinasti, tapi itu sesungguhnya hanya pertimbangan kebutuhan agenda konsolidasi, mobilisasi dan pemenangan Pilkada.” Sebutnya.

“Kalau di Sulbar, ini hampir terjadi di semua level Provinsi dan Kabupaten. Penentuan posisi struktural partai dan posisi di DPRD mayoritasnya diisi keluarga atau orang terdekat ketua partai. Ini terjadi tidak hanya di Golkar, tapi juga di Nasdem, Demokrat, PPP dan partai lainnya. Apa ini dinasti? menurut saya tidak sesederhana itu karena setiap partai punya kebutuhan menyukseskan agenda politik masing-masing, entry pointnya disitu.” Kunci Maenunis.

Berita Terkait

IJS DPW Polewali Mandar Resmi Serahkan Surat Permohonan Penerbitan SKK
Kebakaran Rumah di Polman, Lansia 82 Tahun Alami Luka Bakar
Nelayan Pambusuang Ditemukan Meninggal Usai Memancing di Laut
Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta
Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat
BRI Polewali Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan
Jelang Pelantikan IJS Polman, Ketua IJS Sulbar Kunjungi Sekertariat Pastikan Seluruh Persiapan Matang
Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:54 WIB

IJS DPW Polewali Mandar Resmi Serahkan Surat Permohonan Penerbitan SKK

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:50 WIB

Kebakaran Rumah di Polman, Lansia 82 Tahun Alami Luka Bakar

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:18 WIB

Nelayan Pambusuang Ditemukan Meninggal Usai Memancing di Laut

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tapango, Kerugian Capai Rp50 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:15 WIB

Babinsa Bergerak Cepat Bantu Penanganan Korban Kebakaran di Tapango Barat

Berita Terbaru

Advertorial

SDK Jadi Contoh, Dukung Sensus Ekonomi BPS Sulbar

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:18 WIB

Advertorial

Pemprov Sulbar Genjot Nilai SAKIP, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:06 WIB

Advertorial

Kominfo Sulbar Imbau Warga Waspadai Hoaks AI Pascagempa

Selasa, 16 Jun 2026 - 23:04 WIB