LPKA Mamuju & SMKN Sulbar Sinergi Dalam Pembinaan Tata Boga Berbasis Daun Kelor

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2024 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju menerima kunjungan dari SMK Negeri Sulawesi Barat dalam rangka kegiatan pembinaan tata boga, Kamis (28/11/24). Kunjungan ini menjadi momen berharga dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pembinaan anak binaan pemasyarakatan di LPKA Mamuju.

Kegiatan yang bertempat di Aula LPKA Mamuju diawasi langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan, Arham bersama staf pembinaan dan Komandan Jaga. Kunjungan ini berfokus pada pendampingan dalam bidang tata boga, khususnya pembuatan roti manis dan kerupuk daun kelor.

Dalam kegiatan ini, siswa dan guru dari SMK Negeri Sulbar memberikan pelatihan pembuatan roti manis dan kerupuk daun kelor kepada anak binaan. Materi pelatihan mencakup teknik dasar pembuatan adonan, penggunaan bahan lokal seperti daun kelor, hingga proses pengemasan yang higienis. Penggunaan daun kelor sebagai bahan utama kerupuk menjadi sorotan karena dinilai inovatif dan memiliki nilai gizi tinggi.

Kepala LPKA Kelas II Mamuju, Bambang Suryanto menyampaikan apresiasi atas kontribusi SMK Negeri Sulbar dalam memberikan keterampilan yang bernilai ekonomis bagi anak binaan. “Pelatihan ini tidak hanya menambah keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang kemandirian bagi anak binaan setelah menyelesaikan masa pembinaan mereka,” ucap Bambang.

Sementara itu, Perwakilan SMK Negeri Sulbar menyatakan bahwa pendampingan ini bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan semangat wirausaha di kalangan anak binaan. “Kami berharap, dengan keterampilan ini, mereka dapat mengembangkan potensi diri dan meraih peluang usaha yang mandiri,” ungkap salah satu guru pembimbing.

Antusiasme anak binaan terlihat jelas sepanjang kegiatan, di mana mereka aktif bertanya dan mencoba setiap tahap pembuatan. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi mencicipi hasil buatan anak binaan yang mendapat pujian dari semua peserta dan pegawai. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut, menciptakan peluang bagi anak binaan untuk lebih percaya diri dan mandiri. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang berkelanjutan dalam bidang keterampilan dan kewirausahaan.

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air
TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan
Pemprov Sulbar dan Sulteng Bahas Batas Pasangkayu-Donggala, Kepastian Wilayah Dikebut
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:55 WIB

SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!

Berita Terbaru