Anreapi Gencarkan Edukasi 1000 HPK, Distribusikan Poster Pintar Cegah Stunting

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Pemerintah Kecamatan Anreapi terus memperkuat komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayahnya. Terbaru, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Anreapi menggelar kegiatan penyuluhan terkait 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dirangkaikan dengan distribusi Poster Pintar, sebuah media edukasi visual yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait stunting.

Kegiatan ini berlangsung secara kolaboratif dan dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Anreapi, Nurhayati; Kepala Balai KB Anreapi, Purnama Dewi; serta Ketua TP PKK Kecamatan Anreapi, Masyita Masrullah. Penyuluhan menyasar ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga dengan balita untuk menekankan pentingnya masa 1000 HPK sebagai periode emas dalam tumbuh kembang anak.

Poster Pintar yang dibagikan berisi informasi praktis mengenai penyebab dan pencegahan stunting, grafik pertumbuhan anak berdasarkan usia, hingga barcode yang dapat dipindai untuk mengakses informasi lanjutan melalui situs resmi pemerintah. Media ini diharapkan menjadi alat bantu edukatif yang efektif, bahkan untuk masyarakat dengan tingkat literasi rendah.

Purnama Dewi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris TPPS Kecamatan Anreapi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respons konkret atas tantangan Bupati Polewali Mandar dan bagian dari program 2000 Orang Tua Asuh. “Edukasi tidak bisa ditunda. Kita mulai dari rumah ke rumah, karena kualitas generasi mendatang ditentukan sejak masa 1000 HPK,” tegasnya.

Senada, Kepala Puskesmas Anreapi Nurhayati menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengawal proses edukasi berkelanjutan melalui Posyandu dan kunjungan rumah. Ia menekankan pentingnya upaya preventif dalam menjaga kesehatan anak, bukan hanya saat anak sudah sakit.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Anreapi, Masyita Masrullah, menyerukan agar kader PKK menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi pencegahan stunting. “Poster ini akan kita sebarkan ke seluruh pelosok, dari rumah warga hingga tempat ibadah. Keluarga adalah benteng pertama,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Aksi Konvergensi Penurunan Stunting 2025 yang dicanangkan Kabupaten Polewali Mandar. Dengan semakin kuatnya sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Kecamatan Anreapi optimistis dapat mencapai target penurunan stunting secara lebih cepat dan berdampak nyata bagi masa depan generasi muda.

Penulis : Aco Mappinawang

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru