Investor Malaysia Tawarkan Bibit Gratis, Wagub Salim: Harga Jual Harus Jelas

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu, Sulteng – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, mengungkapkan rencana investasi dari salah satu investor asal Malaysia di sektor industri kelapa dalam.

Diketahui, pada Rabu, 14 Maret 2025 kemarin, Wagub Salim bertemu dengan perwakilan investor tersebut di Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam pertemuan itu, perwakilan investor menyampaikan niatnya untuk menanamkan modal di Sulawesi Barat, termasuk memberikan bibit kelapa dalam secara gratis kepada masyarakat serta membangun pabrik pengolahan kelapa.

“Hanya yang saya mau bicarakan, saya minta kepastian harga. Jangan sampai masyarakat kita di kasi bibit, kelapanya tumbuh, tau-tau nya harganya murah,” ucapnya, Kamis, 15 Mei 2025.

Pasangan Gubernur Suhardi Duka ini mengatakan, wilayah yang menjadi incaran investasi adalah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Majene, berdasarkan hasil survei mereka.

Salim menambahkan bahwa dalam waktu dekat ia akan bertolak ke Jakarta untuk membahas lebih lanjut rencana investasi ini bersama pihak investor.

“Karena ini potensi buat kita untuk menyerap tenaga kerja. Karena dia (investor) akan gunakan tenaga kerja yang ada di Sulbar,” ujarnya.

Wagub juga menyinggung realitas saat ini, di mana ribuan tenaga kerja asal Sulbar memilih bekerja di luar daerah, seperti Morowali. Dengan hadirnya pabrik kelapa dalam di daerah, diharapkan akan tercipta lapangan kerja baru yang mampu menampung tenaga kerja lokal.

“Lebih dari 70 ribu anak-anak usia produktif kita ada di Morowali. Dengan hadirnya industri kelapa dalam ini, semoga bisa menyerap tenaga kerja lokal agar mereka tidak perlu ke luar daerah lagi,” tutupnya.

Berita Terkait

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Gubernur Sulbar Hadiri Rakor Swasembada Air Nasional, PUPR Dorong Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Air
TB, DBD dan HIV Jadi Perhatian, DKPPKB Sulbar Gandeng DPRD Perkuat Pencegahan
Pemprov Sulbar dan Sulteng Bahas Batas Pasangkayu-Donggala, Kepastian Wilayah Dikebut
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:55 WIB

SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!

Berita Terbaru