Anreapi Bankit: Warga Pokko Swadaya Perbaiki Jalan

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN  – Di tengah kondisi jalan lingkungan Pokko yang semakin memburuk, warga Kelurahan Anreapi, Kecamatan Anreapi, menunjukkan semangat kebersamaan dan kemandirian dengan bergotong royong memperbaiki akses jalan penghubung antara poros Anreapi–Salubulo. Tanpa mengandalkan bantuan pemerintah, masyarakat secara swadaya mengumpulkan dana, membeli material, hingga menyewa alat berat untuk mempercepat proses pengerjaan.

Aksi gotong royong ini dimulai sejak Jumat pagi, 23 Mei 2025, dipimpin langsung oleh Sekretaris Lurah Anreapi, Fahri, bersama Kepala Lingkungan Pokko, Nur Hasan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan, membuktikan bahwa kepedulian dan solidaritas warga mampu menjadi motor penggerak perubahan. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Lurah Anreapi, Agus Armin, yang memberikan dukungan langsung di lokasi.

Menurut Fahri, putra daerah yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda yang aktif membangun Kelurahan Anreapi, jalan ini telah beberapa kali diusulkan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan dan kecamatan, bahkan telah menjadi salah satu program prioritas. Namun, karena kondisi kerusakan yang semakin parah dan keterbatasan anggaran pemerintah, warga pun memutuskan untuk tidak menunggu terlalu lama.

“Kami sudah sampaikan dan perjuangkan usulan ini sejak lama. Tapi karena kerusakan jalan makin parah, apalagi jalan ini menanjak dan sangat licin jika hujan, warga sepakat untuk berswadaya. Ini bukan sekadar kerja bakti, ini wujud kecintaan terhadap kampung halaman,” ujar Fahri.

Kepala Lingkungan Pokko, Nur Hasan, menambahkan bahwa pekerjaan ini dilakukan karena kebutuhan mendesak akan akses yang aman dan layak bagi warga, khususnya di musim hujan.

“Seringkali warga terpeleset saat melewati jalur ini karena kerikil lepas dan jalan berlumpur. Ini satu-satunya akses dari lingkungan Pokko ke jalan poros Anreapi–Mamasa. Setiap kendaraan yang hendak naik harus berhenti, dan di situ sering terjadi kecelakaan kecil. Maka kami merasa ini perlu segera ditangani secara kolektif,” tutur Nur Hasan.

Pengerjaan jalan ini diperkirakan akan rampung pada Minggu, 25 Mei 2025, dan diharapkan dapat segera digunakan oleh warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama akses transportasi, pendidikan, dan ekonomi.

Semangat gotong royong ini menjadi contoh bahwa masyarakat Kelurahan Anreapi tidak hanya menuntut perubahan dari pemerintah, tetapi juga turut menjadi bagian dari solusi. Lebih dari itu, inisiatif warga Pokko membuktikan bahwa pembangunan berbasis partisipasi dapat menjadi kunci dalam mempercepat perbaikan infrastruktur, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan.

“Kita ingin membangun Anreapi bukan dengan mengeluh, tapi dengan bertindak. Kita tunjukkan bahwa masyarakat juga bisa jadi pelaku utama pembangunan. Pemerintah boleh hadir kemudian, tapi semangat warga adalah fondasi awal,” tutup Fahri dengan penuh harapan.

Penulis : Aco Mappinawang

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru