Sarasehan Kemah Pancasila Hari Kedua: Ajbar Ajak Generasi Muda Jadi Garda Depan Bela Negara

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Hari kedua Kemah Pancasila yang digelar di Lembah Tottong semakin memantik semangat nasionalisme peserta. Sarasehan pagi hari mengangkat tema “Peran Generasi Muda dalam Bela Negara dan Implementasi Nilai-Nilai Pancasila”, menghadirkan diskusi yang menggugah tentang pentingnya membela tanah air dalam konteks kekinian. Minggu (01/06/2025).

Ajbar kembali tampil sebagai pembicara utama, kali ini dengan pendekatan reflektif. Ia memulai paparannya dengan mengajak peserta merenungkan apa arti menjadi “pancasilais” di era digital.

“Di zaman sekarang, bela negara bisa berupa melawan hoaks, menyebar kebaikan, menjadi pribadi jujur dan toleran. Anak muda harus menjadi pionir dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujar Ajbar.

Materi dilanjutkan oleh Lettu Inf Alimuddin, Pasiter Kodim 1402/Polman, yang membawakan materi seputar nilai-nilai Pancasila dari perspektif militer. Ia menggarisbawahi bahwa pemahaman tentang Pancasila dan UUD 1945 adalah pondasi untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Anak-anak perlu dibekali sejak dini. Jika tidak, siapa yang akan menjaga republik ini ketika kalian dewasa?” tutur Alimuddin, sembari memberikan apresiasi kepada Ajbar atas inisiasi kegiatan ini.

Ajbar menambahkan dalam pernyataan penutupnya mengatakan “Saya ingin Kemah Pancasila ini menjadi titik awal. Anak-anak harus sadar, mereka bukan sekadar objek pembangunan, tapi subjek perubahan. Dan untuk itu, mereka harus paham dasar negara dan siap jadi pemimpin masa depan.”

Ajbar juga mengumumkan kegiatan lanjutan berupa bhakti sosial pencegahan abrasi pantai di pesisir Mampi yang akan melibatkan para alumni kemah. Ia menyebut telah menyiapkan geo bag – kantung besar berisi pasir sebagai solusi ekologis untuk menahan abrasi.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru