Iklan Google AdSense

Masker Mulai Langka di Mamuju, Ombudsman Harap ada Tindakan Disdag

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2020 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Seiring merebaknya isu Covid-19 di Indonesia sangat meresahkan warga termasuk di Sulawesi Barat. Bahkan di Mamuju Ibu Kota Sulbar stok masker dan cairan antiseptik di sejumlah apotek mulai langka bahkan harga jual mulai melonjak berlipat lipat dari harga normal.

Iklan Bersponsor Google

Kepala Keasistenan Pencegahan Ombudsman Sulbar, Muhammad Asri mengatakan dari awal pihaknya telah mengingatkan dinas terkait untuk melakukan persiapan menghadapi merebaknya wabah Virus Corona.
Menanggapi keresahan publik, Ombudsman meminta Dinas Perdagangan Provinsi, Kabupaten dan Pihak terkait lainnya melakukan tindakan perihal kelangkaan serta melonjaknya harga masker dan anti septik.

Baca Juga :  Genjot Kualitas & Keahlian Lulusan, SMKN 01 Mamasa Gandeng Yamaha Institut

“Dinas Perdagangan Provinsi, Kabupaten dan pihak terkait lainnya harus segera bertindak melakukan upaya persuasif mengatasi masalah ini,” terang Muhammad Asri, Selasa 17/03/20

Kata dia, Dinas Kesehatan juga diharapkan memberikan edukasi melalui promosi kesehatan kepada masyarakat terkait kegunaan masker. Dengan pengetahuan yang memadai masyarakat akan lebih tenang menghadapi isu Covid-19 dan tidak menimbulkan kepanikan.

“Kepanikan itu yang menyebabkan terjadinya aksi borong sana-sini yang memicu naiknya harga dan langkanya stok masker,” jelas Asri.

Baca Juga :  DANREM 142/TATAG DAMPINGI TIM WASEV STERAD TINJAU LOKASI TMMD KE-119 DI KAB MAMUJU

Melalui akun media sosial Ombudsman RI Sulbar, Publik menyampaikan keluhan dan menyesalkan ada pihaknya yang terkesan memanfaatkan kondisi merebak wabah Corona ini. selain kelangkaan masker dan anseptik warga juga mengeluhkan harga thermogun sebelumnya hanya kisaran ratusan ribu saat ini sudah tembus 6,5 juta, kondisi.

“kejadian seperti harusnya bisa diminimalisir, mengambil untung adalah hal yang wajar asal tidak terkesan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan,” pungkas Muh. Asri

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Tingkatkan Silaturahmi dan Komunikasi, Kapolresta Mamuju Hadiri Silaturahim Akbar Kerabat Maradika Mamuju
Polresta Mamuju Selesaikan Kasus Penganiayaan yang Libatkan Pekerja Perempuan Hamil PT. Mul
Personel Satlantas Polresta Mamuju All Out Amankan Puncak Acara Sandeq Silumba 2025
Kapolsek Tommo Pimpin Pengamanan Kunjungan Kerja Wamen Pariwisata RI di Desa Tommo Mamuju
Pasca Keributan Antar Warga di Tapalang, Polresta Mamuju dan Polsek Tapalang Gelar Patroli serta Himbauan Kamtibmas
Tni Polri Terus Bersinergi Ciptakan Keamanan Pasca Keributan Antar Warga di Tapalang
Konflik Kasambang–Kuridi, Gubernur Sulawesi Barat Fasilitasi Pertemuan Damai
Satnarkoba Polresta Mamuju Amankan Sopir Truk Ekspedisi Kedapatan Bawa dan Konsumsi Narkoba Jenis Sabu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:31 WIB

Tingkatkan Silaturahmi dan Komunikasi, Kapolresta Mamuju Hadiri Silaturahim Akbar Kerabat Maradika Mamuju

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:29 WIB

Polresta Mamuju Selesaikan Kasus Penganiayaan yang Libatkan Pekerja Perempuan Hamil PT. Mul

Selasa, 26 Agustus 2025 - 20:19 WIB

Personel Satlantas Polresta Mamuju All Out Amankan Puncak Acara Sandeq Silumba 2025

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:29 WIB

Kapolsek Tommo Pimpin Pengamanan Kunjungan Kerja Wamen Pariwisata RI di Desa Tommo Mamuju

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:24 WIB

Pasca Keributan Antar Warga di Tapalang, Polresta Mamuju dan Polsek Tapalang Gelar Patroli serta Himbauan Kamtibmas

Berita Terbaru