Polres Polman Ungkap Kasus Pengeroyokan Brutal di Tengah Kota, 3 Remaja Diamankan

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN, – Aksi kekerasan kembali mengusik ketenteraman warga di Kabupaten Polewali Mandar. Kepolisian Resor (Polres) Polman melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) menggelar konferensi pers pada Rabu, 25 Juni 2025, untuk mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali.

Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Selasa malam, 24 Juni 2025, sekitar pukul 21.30 WITA. Saat itu, korban berinisial Syuaib (29) tengah berada di dalam rumahnya, sementara remaja berinisial W (17) sedang duduk bersama temannya di depan rumah tersebut.

Tiba-tiba, datang sekelompok remaja yang mengendarai empat unit sepeda motor. Salah satu dari mereka dikenal korban dengan nama Accu. Mereka langsung menginterogasi W dengan bertanya, “Siapa di sini orang Kalawa yang sering membawa double stick?”

W pun memanggil Syuaib keluar rumah untuk menjelaskan. Namun, begitu Syuaib muncul, kelompok remaja tersebut langsung menyerangnya secara brutal secara bersama-sama. Salah satu dari pelaku bahkan menggunakan double stick dalam aksinya.

Tak hanya itu, korban lain bernama Cua yang datang untuk melerai justru ikut menjadi sasaran kekerasan. Ia sempat melakukan perlawanan dan mengejar para pelaku, namun para pelaku berhasil melarikan diri setelah warga berdatangan ke lokasi.

Berkat respons cepat, Tim Opsnal Polres Polman bersama jajaran Polsek Polewali berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berinisial MD (15), AD (15), dan M (15) di kawasan Kampung Lameayu, Kelurahan Polewali.

“Ketiga remaja tersebut kini telah diamankan di Mapolres Polman dan sedang menjalani proses penyidikan. Motif pengeroyokan masih kami dalami,” tegas AKP Budi Adi.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk kekerasan yang meresahkan masyarakat. Kepolisian juga mengimbau agar warga tidak main hakim sendiri dalam menyelesaikan masalah, serta mendorong untuk mengutamakan jalur hukum.

Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengejar dan menangkap pelaku lain yang turut terlibat dalam insiden pengeroyokan tersebut.

Penulis : Aco Mappinawang

Berita Terkait

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman
Copet di Trans Sulawesi Pasangkayu, Polisi Dampingi Korban Buat Laporan
Dua Pelaku Diamankan Polisi Penganiayaan Maut di Pasar Salugatta Mamuju Tengah, Ini Motifnya
Pria Asal Polman Tewas di Mateng, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Polisi Selidiki Pencurian di Wisma Balanipa Wonomulyo, Kerugian Capai Rp10 Juta
Diduga Coba Culik Anak di Mamasa, Pria Asal Mateng Diamankan Warga dan Polisi
Meski Dilarang, Dugaan Sabung Ayam di Polewali Mandar Masih Berlangsung
Ketua MUI Mamuju Tengah Kecam Keras Pemerkosaan Kurir Perempuan di Bulan Ramadan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:28 WIB

Jemput Ribuan Butir Ekstasi di Polman, Warga Sidrap Diciduk Tim Gabungan BNN Sulbar dan BNNK Polman

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:27 WIB

Copet di Trans Sulawesi Pasangkayu, Polisi Dampingi Korban Buat Laporan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:28 WIB

Dua Pelaku Diamankan Polisi Penganiayaan Maut di Pasar Salugatta Mamuju Tengah, Ini Motifnya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:42 WIB

Pria Asal Polman Tewas di Mateng, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 21:14 WIB

Polisi Selidiki Pencurian di Wisma Balanipa Wonomulyo, Kerugian Capai Rp10 Juta

Berita Terbaru

Advertorial

Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:11 WIB