POLMAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan poros Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Senin malam (30/6/2025) sekitar pukul 21.20 WITA. Insiden yang melibatkan satu unit mobil dan satu sepeda motor ini menyebabkan dua orang mengalami luka serius.
Kecelakaan bermula saat sebuah mobil Toyota Calya warna oranye metalik bernomor polisi DC 1363 CP yang dikemudikan oleh Sudirman (39), warga Desa Baru, tengah berhenti dan hendak melakukan putar balik dari arah Desa Baru menuju arah selatan ke Mapilli Barat.
Namun secara tiba-tiba, dari arah yang sama, muncul sepeda motor Honda Beat merah tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh Ogel (39) dengan pemboncengnya, Taswin (25). Sepeda motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya menabrak bagian mobil Calya milik Sudirman.
Akibat benturan keras tersebut, Ogel dan Taswin mengalami luka yang cukup serius dan langsung dilarikan ke RSUD Pratama Wonomulyo. Karena luka yang dialami cukup parah, keduanya kemudian dirujuk ke RSUD Hajja Andi Depu, Polewali untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara pengemudi mobil, Sudirman, tidak mengalami luka yang berarti.
Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Wonomulyo yang menerima laporan dari warga langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti.
Panit Lantas Polsek Wonomulyo, Iptu Amiruddin Gena, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, melalui Iptu Amiruddin, mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara serta senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Hindari kecepatan berlebih dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berkendara,” pungkasnya.
Penulis : Aco Mappinawang










