Menteri Transmigrasi Kunjungi Sulbar, SDK Siapkan 190 Ribu Hektar untuk Kawasan Ekonomi Baru

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menyambut langsung kedatangan Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dalam kunjungan kerja strategis ke Sulbar. Setibanya di Bandara Tampa Padang Mamuju, rombongan menteri langsung bertolak ke Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, untuk meninjau langsung potensi wilayah transmigrasi.

Dalam sambutannya, Gubernur SDK menegaskan bahwa transmigrasi adalah fondasi pembangunan Sulbar. “Sejak dulu, Sulbar hidup dari transmigrasi. Kami mengajak Pak Menteri untuk bersama-sama membangun Sulbar melalui kebijakan strategis,” ucap SDK di hadapan rombongan Kementerian.

Gubernur memaparkan bahwa enam kabupaten di Sulbar telah menyiapkan lahan seluas 190.000 hektar sebagai kawasan baru untuk pengembangan transmigrasi modern. “Kami persilakan Pak Menteri memilih lokasi yang paling strategis. Semua daerah siap mendukung penuh,” tegasnya.

Menurut SDK, transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebutkan potensi unggulan Sulbar seperti kakao yang masuk 4 besar nasional, serta potensi peternakan dan perikanan yang belum tergarap maksimal.

“Kami juga dorong hilirisasi komoditas, seperti pengolahan CPO di Majene, agar nilai tambah ekonomi lebih tinggi. Kami ingin transmigrasi bukan sekadar program, tapi menjadi lompatan pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan dan visi Pemprov Sulbar. Ia menegaskan bahwa program transmigrasi kini telah bertransformasi menjadi pembangunan kawasan ekonomi berbasis ekspor.

“Transmigrasi saat ini menyasar sektor produktif, tidak hanya soal pemindahan penduduk. Kami akan kirim 105 peneliti dalam 21 tim bulan depan untuk memetakan potensi Sulbar. Hasilnya akan jadi panduan investasi nasional,” ujarnya.

Menteri juga memperkenalkan program Transmigrasi Gotong Royong sebagai tindak lanjut dari Inpres No. 50 Tahun 2018, di mana pembangunan kawasan transmigrasi melibatkan sinergi antara pusat dan daerah, termasuk dengan Kementerian PUPR.

“Program ini akan membuka banyak lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kami ingin masyarakat langsung merasakan dampaknya,” tutup Menteri Iftitah.

Kunjungan ini menandai babak baru kerjasama strategis antara Kementerian Transmigrasi dan Pemprov Sulbar, yang digadang-gadang akan membawa Sulbar menjadi kawasan transmigrasi modern dengan daya saing tinggi di kancah nasional dan global.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru